Beranda Penyakit Mata Hati-Hati! Penyakit Mata Ini Masuk Kategori Gawat

Hati-Hati! Penyakit Mata Ini Masuk Kategori Gawat

254
1
BERBAGI

Sebelumnya, sudah pernah dibahas tentang kegawatdaruratan mata ya Sahabat KMU. Ternyata , terdapat klasifikasi kegawatdaruratan mata yang perlu kita ketahui nih.

Kali ini Dokter Spesialis Mata KMU Gresik, sekaligus Dierktur Utama KMU dr. Uyik Unari, SpM(K) akan menjelaskan apa saja penyakit yang bisa masuk dalam kategori mata yang ‘Gawat’

Harus menjadi perhatian, ketika mata sudah termasuk dalam kategori penyakit yang gawat, maka harussegera ditangani dalam waktunya yang cepat atau hitungan jam.
Karena itu, ketahui 14 kondisi mata yang masuk pada kategori gawat:

Laserasi kelopak mata

Kondisi ini terjadi, akibat terpotongnya jaringan pada kelopak mata. Hal ini bisa disebabkan oleh sayatan benda tajam, gigitan hewan, hingga trauma (kecelakaan lalu lintas atau cedera olahraga, danlain-lain).

Baiknya, Anda mengenal berbagai macam trauma yang bisa menyebabkan kondisi yang gawat pada mata:

  • Trauma Tembus

Trauma tembus, disebabkan oleh benda tajam atau benda asing lain yang mengakibatkan terjadinya robekan jaringan-jaringan pada mata secara berurutan.
Misalnya mulai dari palpebra, kornea, uvea, sampai mengenai lensa

Ada pula tanda-tanda mata yang mengalami trauma tembus, yakni:
– Ketajaman pengelihatan menurun
– Tekanan bola mata yang rendah
– Bilik mata dangkal
– Bentuk dan letak pupil berubah
– Terlihat adanya ruptur pada kornea atau seklera
– Terdapat jaringan yang prolaps, seperti cairan mata, iris, lensa, badan kaca atau retina, Konjungtiva kemosis

Bagaimana cara menanganinya?
Penatalaksanaan yang teat untuk mata dengan kondisi ini, diperlukannya antibiotik topikal dan bebat mata, serta foto  X ray

  • Trauma Tajam

Selain menimbulkan luka, trauma tajam ini juga disertai dengan benda asing  yang tertingga di dalam mata. Benda asing yang tertinggal bisa tidak beracun seperti, pisau, gunting, garpu, dan lain-lain.
Sedang benda yang beracun seperti, potongan tumbuhan, tembaga, dan lain-lain.

Benda asing di kornea

Benda asing yang tertinggal bisa tidak beracun seperti, pisau, gunting, garpu, dan lain-lain.
Sedang benda yang beracun seperti, potongan tumbuhan, tembaga, dan lain-lain.

Laserasi kornea

Descemetocole

Berikut, berbagai macam trauma yang bisa menjadi faktor terjadinya laserasi mata:

  • Trauma Tumpul
    Trauma Tumpul • Trauma pada mata karena benda yang keras atau benda tidak keras dengan ujung tumpul, terjadi kerusakn pada jaringan bola mata atau daerah sekitarnya. • Trauma tumpul karena aktivitas sehari-hari ataupun karena olah raga. bola tenis, bola sepak, bola tenis meja, shuttlecock dan lain sebagianya.

Terdapat berbagai macam trauma tumpl yang perlu Anda ketahui, diantaranya:
• Hematoma Kelopak
• Edema Konjungtiva
• Hematoma subkonjungtiva
• Edema kornea
• Episkleritis

• Erosi kornea

• Erosi kornea rekuren
• Iridoplegia
• Hifema

• Iridodialysis
• Subluksasi Lensa
• Luksasi Lensa Anterior
• Luksasi Lensa
• Ablasi Retina

• Ruptur Koroid
• Avulasi saraf optik
• Posterior
• Edem Retina

Konjungtivitas Gonorhoe

Ulkus/tukak kornea

Skeleritis

Endoftalmitis

Glaukoma Akut

Glaukoma sendiri, terjadi akibat meningkatnya tekanan dalam bola mata dan pencekungan diskus optikus dan pengecilan lapang pandang.

Glaukoma akut sendiri, terjadi secara tiba-tiba dengan sumbatan aliran humor aquos yang lebih komplit.

Berikut adalah tanda dari gejala glaucoma:
– Nyeri pada mata
– Sakit kepala
– Melihat bayangan lingkaran di sekeliling cahaya lampu
– Mata memerah
– Mual atau muntah,
– Pandangan samar
– Penglihatan yang makin menyempit
– Buta

Untuk pengobatanya, diberikan berbagai tindakan dan obat seperti,  Acetazolamide, timolol,  dan dilakukan pembedahan seperti trabekulektomi, iridektomi, dan shunt.

Glaukoma Akut adalah Glaukoma yang diakibatkan peninggian Tekanan Intraokular (dalam bola mata) yang mendadak. Glaukoma Akut dapat bersifat primer atau sekunder.

  1. Glaukoma Primer, timbul dengan sendirinya pada orang yang mempunyai bakat bawaan Glaukoma.
  2. Glaukoma sekunder, terjadi karena tekanan pada bola atas kondisi kesehatan lain atau akibat obat-obatan. Kondisi tersebut dapat berupa diabetes yang tidak terkontrol atau tekanan darah tinggi.

Beberapa obat yang dapat menyebabkan glaukoma yaitu obat golongan kortikosteroid.

Bila Anda memiliki salah satu gangguan mata ini, maka harus segera dilakukan tindakan. Jangan menunda waktu untuk datang ke klinik atau rumah sakit mata terdekat.

#klinikmatautama #gawatdaruratmata #gangguanmata #kondisimatagawat #matagawat

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here