Beranda Berita Mata 2 Trauma, Pertanda Mata dalam Keadaan Sangat Gawat

2 Trauma, Pertanda Mata dalam Keadaan Sangat Gawat

460
0
BERBAGI

Pada artikel sebelumnya, Klinik Mata Utama (KMU) sudah membahas tentang kegawat daruratan mata ya. Yakni, terbagi dalam 3 klasifikasi, sangat gawat, gawat dan semi gawat. Kali ini, Dokter Spesialis Mata KMU Gresik, sekaligus Direktur Utama KMU dr. Uyik Unari, SpM(K) akan menjelaskan tentang kondisi mata yang masuk dalam kategori sangat gawat.

Disaat seperti apakah mata dikatakan dalam kondisi ‘Sangat Gawat’?

Gangguan pada mata yang masuk dalam kondisi ‘sangat gawat’ ini membutuhkan penanganan secara cepat dan tepat. Hal ini, diakibatkan oleh luka bakar kimia. Yakni, luka bakar yang dikarenakan alkali/basa dan luka bakar asam.

Mata dengan kondisi sangat gawat ini diakibatkan oleh trauma kimia.

  • Trauma kimia ini, beresiko terjadi di laboratorium industri, pekerjaan yang memakai bahan kimia, pekerjaan pertanian hingga pada peperangan yang memakai bahan kimia.
  • Bila terjadi trauma kimia, maka harus ada tindakan yang sesegera mungkin. Yakni, melakukan irigasi pada daerah mata yang terkena bahan kimia, dan harus segera dilakukan untuk mencegah terjadinya penyulit yang berat.
  • Selanjutnya harus ada pembilasan yang dapat dilakukan dengan memakai garam fisiologik atau air bersih lainnya.

Terdapat 2 pengelompokan trauma untuk kasus mata dengan kondisi sangat gawat ini:

  1. Trauma Kimia Asam

Trauma kimia asam terjadi, ketika ada bahan asam yang mengenai mata. Bila hal ini terjadi, maka akan terjadi pengendapan atau pun penggumpalan bahan protein di permukaan.
Biasanya akan terjadi kerusakan pada bagian superfisisal saja. Namun, bahan asam kuat dapat bereaksi dan mengakibatkan trauma menjadi lebih dalam.

Gejala klinis yang bisa dirasakan akibat trauma ini adalah, mata akan terasa pedih, kering, seperti ada pasir dan ketajaman mata biasanya menurun.

Kemudian, penatalaksanaan yang tepat adalah melakukan irigasi jaringan yang terkena kimia asam, secara perlahan-lahan.
Hal ini dilakukan selama mungkin dengan air bersih atau garam fisiologik, minimal selama 15 menit. Dokter akan menggunakan antibiotika topikal untuk mencegah infeksi.

  • Trauma Kimia Basa
    Trauma ini terjadi karena adanya kimia basa yang mengenai mata.  Trauma kimia basa ini memberikan reaksi berbahaya pada mata.

    Trauma kimia basa  memiliki reaksi yang gawat pada mata, sebab alkali dengan mudah dan cepat menembus jaringan kornea, bilik mata depan dan bagian retina.
    Hal ini diakibatkan oleh penghancuran jaringan kolagen kornea.

Bahan kimia basa sendiri bersifat koagulasi sel dan terjadi proses persabunan disertai dangan dehidrasi.

Gambaran klinis yang bisa dirasakan adalah mata pedih, mata terasa kering, seperti ada pasir dan ketajaman mata yang menurun.

Penatalaksanaan yang tepat untuk kondisi ini adalah melakukan irigasi dengan garam fisiologik sekitar 60 menit segera, setelah trauma. Kemudian, diberikan antiiatik lokal untuk mencegah infeksi analgetik dan anestesik topikal yang dapat diberikan untuk mengurangi rasa nyeri.

Itulah tadi 3 trauma yang menyebabkan mata dalam kondisi ‘sangat gawat’. Karena itu, bila Sahabat KMU mengalami hal di atas, baiknya segera melakukan tindakan pertolongan pertama dengan ceoat dan segera memeriksakannya ke rumah sakit atau klinik mata terdekat ya. Karena mata dengan kondisi ‘Sangat gawat’ ini membutuhkan tindakan yang cepat dan tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here