Beranda Berita Mata Penting! 11 Waktu Tepat Untuk Periksa Mata

Penting! 11 Waktu Tepat Untuk Periksa Mata

458
1
BERBAGI

Apakah Anda termasuk golongan orang yang baru datang ke rumah sakit atau klinik mata, ketika menemukan masalah pada mata? Atau justru, ketika mata menunjukkan tanda yang bahaya, barulah Anda berkunjung ke fasilitas kesehatan? Bila hal ini kerap kali dilakukan, tidak menutup kemungkinan Anda akan menemukan situasi yang berat atau bahkan masalah atau gangguan mata dalam kondisi sangat gawat.

Karena itu, tes mata atau melakukan kontrol kesehatan mata secara rutin adalah cara efektif untuk menghidari gangguan mata yang berbahaya. Pentingkah melakukan tes kesehatan mata? Tentunya penting. Dokter Spesialis Mata KMU dr. Ruchyta Ranti, SpM menuturkan, tes mata dan periksa kesehatan mata tidak hanya ditujukan pasien dengan masalah pada penglihatan. Tes mata ini dapat mendeteksi berbagai penyakit mata sebelum merasakan gejala yang mungkin saja mengganggu aktivitas.

Perlu diketahui, terdapat masalah pada mata yang tidak memiliki gejala atau tanda-tanda yang tidak jelas. Terutama pada tahap awal.

Itu sebabnya, mengapa tes mata menjadi suatu hal yang sangat penting. Apabila diagnosis sudah diketahui sejak dini, maka pengobatan yang tepat dan cepat, tentunya memberikan dampak yang lebih baik.

Kapankah waktu yang tepat untuk tes mata?

Intensitas seseorang melakukan tes mata ditentukan oleh beberapa faktor seperti usia, kondisi kesehatan, dan risiko terhadap suatu masalah pada mata. Ternyata ada waktu-waktu yang tepat dalam melakukan pemeriksaan mata secara rutin.

Berikut ini, 11 jadwal atau waktu periksa mata secara rutin yang disarankan oleh Dokter Spesialis Mata KMU dr. Ruchyta Ranti, SpM, agar kesehatan mata terpelihara dengan baik:

  1. Bayi usia 6-8 minggu Pemeriksaan mata si kecil terkait penglihatan melalui objek menarik, berwarna-warni, atau wajah seseorang.
  2. Bayi usia 2-3 bulan Pemeriksaan pada waktu ini, bertujuan untuk mengetahui, apakah anak dapat meraih barang yang mereka lihat.
  3. Bayi usia 3-5 bulan Di usia ini, harusnya anak bisa menirukan ekspresi wajah dan memerhatikan berbagai hal yang dekat.
  4. Bayi usia 6-12 bulan Melakukan pemeriksaan fokus penglihatan, yakni pada hal-hal yang dekat dan jauh, termasuk dapat memerhatikan foto dan gambar.
  5. Anak usia di bawah 3 tahun Pada rentang usia ini, anak akan diperiksa untuk mengetahui masalah mata paling umum seperti lazy eye (mata malas) dan mata juling,
  6. Usia 3 hingga 5 tahun Mulai dilakukan pemeriksaan mata pada anak lebih menyeluruh.
  7. Memasuki usia sekolah Pada era seperti sekarang, usia sekolah rawan dengan gangguan refraksi pada anak. Diusia ini, anak harus diperiksa penglihatan sebelum masuk kelas satu sekolah dasar (1 SD). Sebab, ketika anak memiliki gangguan refraksi namun tidak diketahui dan melakukan kegiatan belajar mengajar dengan kondis mata yang kurang baik. Hasil belajar pun tidak maksimal dan mempengaruhi kualitas belajarnya di sekolah. Apabila tidak ditemukan gejala gangguan refraksi mata dan tidak ada riwayat keluarga dengan masalah penglihatan, maka tes mata dapat dilakukan berulang setiap satu atau dua tahun sekali. Atau lakukan pemeriksaan kesehatan mata sesuai anjuran dokter mata.
  8. Usia 20-an dan 30-an Idealnya pemeriksaan mata dilakukan setiap 5 sampai 10 tahun untuk dilakukan tes mata menyeluruh. Sebab, kondisi mata bisa mengisyaratkan suatu penyakit lain. Sehingga, dengan mengetahui kondisi mata terkini, kita juga bisa mengetahui risiko penyakit yang tadinya malah belum diketahui.
  9. Usia 40 hingga 54 tahun Pemeriksaan mata secara rutin dapat dilakukan setiap 2 hingga 4 tahun sekali.
  10. Usia 55-64 tahun Pemeriksaan rutin pada rentang usia ini, dapat dilakukan setiap 1 hingga 3 tahun sekali.
  11. Usia di atas 65 tahun Pada usia ini, justru baiknya dilakuka pemeriksaan lebih rutin. Yakni, setiap 1 atau 2 tahun sekali.

Fakta yang perlu diingat, pemeriksaan atau tes mata baiknya sering dilakukan ketika seseorang menggunakan kacamata atau lensa kontak. Termasuk bagi orang yang memiliki penyakit kronis dengan risiko memunculkan penyakit mata, contohnya penyakit diabetes. Terlebih bagi orang yang memiliki riwayat penyakit mata dalam keluarga, harusnya memiliki intensitas periksa mata yang lebih sering. Karena itu, jangan ragu untuk menanyakan berbagai hal dan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan mata pada dokter mata Anda. Karena mata sehat berasal dari kemauan diri dalam menjaganya. Periksa mata rutin mulai sekarang yuk!

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here