Bulan Ramadhan adalah momen istimewa untuk meningkatkan kualitas ibadah. Namun, tidak sedikit orang yang mengeluhkan Mata Kering Saat Puasa sehingga aktivitas harian dan ibadah terasa kurang nyaman. Sensasi perih, sepet, hingga pandangan kabur bisa muncul terutama saat berpuasa seharian penuh. Kondisi Mata Kering Saat Puasa ini sering dianggap sepele, padahal jika dibiarkan bisa mengganggu produktivitas dan fokus ibadah.
Agar ibadah tetap khusyuk tanpa terganggu Mata Kering Saat Puasa, penting untuk memahami penyebab, gejala, serta cara mengatasinya dengan tepat.
Daftar Isi
ToggleMengapa Mata Terasa Lebih Kering Saat Berpuasa?

Selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama kurang lebih 12–14 jam. Hal ini dapat memengaruhi produksi air mata. Salah satu penyebab utama Mata Kering Saat Puasa adalah berkurangnya hidrasi tubuh yang berdampak langsung pada kestabilan lapisan air mata.
Air mata memiliki tiga lapisan penting lapisan minyak, air, dan mukus. Ketika tubuh kekurangan cairan, produksi lapisan air akan menurun. Inilah yang membuat mata kering saat puasa lebih sering terjadi dibandingkan hari biasa.
Beberapa faktor lain yang memperparah kondisi ini seperti paparan AC terlalu lama, penggunaan gadget berlebihan, kurang tidur saat sahur serta adanya riwayat gangguan mata sebelumnya.
Orang yang memiliki riwayat gangguan mata seperti katarak atau yang pernah menjalani prosedur lasik juga bisa lebih sensitif terhadap perubahan kelembaban mata. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan mata secara menyeluruh selama bulan puasa agar Mata Kering Saat Puasa tidak semakin parah.
Baca Juga :
Gejala Mata Kering
Gejala Mata Kering Saat Puasa bisa berbeda pada setiap orang. Namun secara umum, tanda-tanda yang sering muncul meliputi:
- Sensasi perih atau terbakar
- Mata terasa sepet dan berat
- Pandangan kabur sementara
- Mata terasa berpasir atau mengganjal
- Lebih sensitif terhadap cahaya
- Mata mudah lelah
Dalam beberapa kasus, Mata Kering juga dapat menyebabkan mata berair berlebihan sebagai respons refleks terhadap iritasi. Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bisa memicu peradangan permukaan mata. Apabila keluhan semakin sering muncul, sebaiknya segera konsultasi ke dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Cara Mengatasi Mata Kering Saat Puasa
Mengatasi Mata Kering Saat Puasa sebenarnya tidak sulit. Dengan langkah sederhana dan konsisten, Anda bisa tetap nyaman menjalani aktivitas dan ibadah.
Menjaga Hidrasi Tubuh Saat Sahur dan Buka

Langkah pertama dan paling penting dalam mengatasi Mata Kering adalah mencukupi kebutuhan cairan tubuh.
Tipsnya adalah menerapkan pola minum 2-4-2 (2 gelas saat sahur, 4 gelas saat berbuka hingga malam, 2 gelas sebelum tidur), Konsumsi buah tinggi air seperti semangka dan melon serta hindari minuman berkafein berlebihan karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi.
Dengan tubuh yang terhidrasi baik, produksi air mata akan lebih stabil sehingga risiko mata kering saat puasa bisa berkurang secara signifikan.
Mengatur Waktu Layar (Screen Time)
Penggunaan gadget berlebihan adalah penyebab utama mata kering di era digital. Saat menatap layar, frekuensi berkedip menurun hingga 50%. Akibatnya, air mata lebih cepat menguap. Mengurangi screen time terutama menjelang berbuka dapat membantu mencegah mata kering saat puasa semakin parah.
Penggunaan Tetes Mata yang Tepat
Tetes mata atau artificial tears dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi mata kering saat puasa. Penggunaan tetes mata tidak membatalkan puasa karena tidak masuk ke saluran pencernaan.
Namun, penting untuk memilih tetes mata tanpa pengawet untuk penggunaan rutin, menggunakan sesuai anjuran dan tidak sembarangan membeli obat tanpa rekomendasi.
Sebaiknya lakukan konsultasi ke dokter mata sebelum penggunaan jangka panjang, terutama jika memiliki riwayat penyakit mata seperti katarak atau pasca tindakan lasik. Pemeriksaan oleh dokter mata akan membantu menentukan jenis tetes mata yang sesuai dengan kondisi Anda.
Baca Juga : Iris Mata: PEradangan Iris Mata yang Perlu Diwaspadai
Kapan Harus Menghubungi Dokter Spesialis Mata?
Meskipun mata kering saat puasa tergolong ringan, ada kondisi tertentu yang memerlukan perhatian medis. Segera hubungi dokter mata apabila mengalami:
- Nyeri hebat pada mata
- Penglihatan menurun drastis
- Mata merah tidak membaik
- Keluar cairan berlebihan
- Keluhan berlangsung lebih dari satu minggu
Dalam beberapa kasus, keluhan yang tampak seperti Mata Kering bisa menjadi tanda gangguan mata lain yang lebih serius. Pemeriksaan menyeluruh oleh dokter mata akan membantu memastikan tidak ada komplikasi.
Jika Anda sering mengalami mata kering saat puasa, jangan ragu untuk segera konsultasi ke dokter mata. Pemeriksaan dini dapat mencegah kondisi bertambah parah dan memastikan kesehatan mata tetap optimal.
Puasa bukan alasan untuk menunda pemeriksaan. Justru dengan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter mata, Anda bisa memastikan tidak ada gangguan seperti katarak atau masalah lain yang memerlukan penanganan khusus.
Yuk, jadwalkan periksa mata sekarang juga. Ibadah lancar, mata pun tetap sehat dan nyaman sepanjang Ramadhan!
Saksikan video kesehatan mata lainnya di bawah ini:



