Pertanda infeksi akibat softlens
Diposting oleh :

Hati – Hati! Ini Pertanda Infeksi Akibat Softlens

Softlens atau lensa kontak adalah solusi populer bagi mereka yang ingin memperbaiki penglihatan tanpa kacamata atau sekadar menunjang penampilan. Namun, penggunaan softlens yang tidak tepat bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan mata, salah satunya infeksi. Lalu, apa saja pertanda infeksi akibat softlens pada mata?

Pertanda infeksi akibat softlens

Apa Itu Softlens?

Softlens adalah lensa tipis berbahan lembut yang digunakan langsung pada permukaan mata. Softlens biasanya dibuat dari material hidrogel atau silikon hidrogel yang mampu menahan kelembaban, sehingga nyaman saat digunakan.

Softlens tersedia dalam berbagai jenis, seperti softlens harian yang dipakai sekali pakai dan dibuang setelah digunakan, softlens bulanan yang bisa digunakan dalam jangka waktu tertentu, biasanya 30 hari, dengan perawatan yang baik. Softlens berwarna yang digunakan untuk mempercantik tampilan mata dengan berbagai warna pilihan dan softlens toric yang dirancang khusus untuk penderita astigmatisme.

Softlens memberikan banyak manfaat, seperti memperbaiki penglihatan tanpa perlu memakai kacamata dan memberikan tampilan estetika yang lebih menarik. Namun, jika tidak digunakan dan dirawat dengan benar, softlens bisa menjadi sumber infeksi yang berbahaya bagi kesehatan mata.

Baca Juga : 

Lasik 

Katarak 

Pertanda Infeksi Akibat Softlens 

Pertanda infeksi akibat softlens

Pertanda infeksi akibat softlens seringkali terjadi karena kebersihan yang tidak terjaga atau penggunaan yang tidak sesuai aturan. Berikut adalah beberapa pertanda infeksi akibat softlens:

  1. Mata Merah dan Bengkak

Pertanda infeksi akibat softlens yang pertama adalah mata tiba-tiba menjadi merah, iritasi, dan bengkak setelah menggunakan softlens. Mata merah terjadi karena adanya peradangan atau reaksi alergi terhadap bakteri yang berkembang di softlens yang tidak bersih.

  1. Rasa Nyeri atau Perih

Pertanda infeksi akibat softlens pada mata seringkali disertai dengan rasa nyeri atau perih yang semakin memburuk saat memakai softlens. Jika mata terasa seperti ada yang mengganjal, terasa panas, atau bahkan nyeri berdenyut, segera lepaskan softlens dan periksa ke dokter mata.

  1. Keluar Lendir atau Cairan Tidak Normal

Jika mata mengeluarkan cairan berwarna kuning atau kehijauan yang lengket, ini merupakan tanda infeksi bakteri. Cairan ini sering kali menempel di sudut mata dan menyebabkan penglihatan kabur.

  1. Penglihatan Kabur atau Sensitivitas Terhadap Cahaya

Infeksi akibat softlens dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur atau muncul lingkaran cahaya di sekitar sumber cahaya. Sensitivitas terhadap cahaya yang meningkat juga bisa menjadi tanda infeksi serius pada kornea.

  1. Mata Terasa Gatal dan Berair

Infeksi mata sering kali membuat mata terasa gatal dan terus berair. Banyak orang tanpa sadar mengucek mata untuk menghilangkan rasa gatal, padahal ini justru bisa memperparah kondisi dan menyebarkan infeksi ke mata lainnya.

  1. Sensasi Mata Kering yang Parah

Mata kering adalah kondisi yang umum dialami oleh pengguna softlens. Namun, jika mata terasa sangat kering hingga menyebabkan rasa tidak nyaman yang luar biasa, ini bisa menjadi tanda bahwa softlens telah menyebabkan iritasi atau infeksi.

Baca Juga : 

Operasi katarak 

Operasi Katarak Gratis 

Segera Periksa ke Dokter Mata untuk Pengobatan yang Tepat

Jika Anda mengalami gejala infeksi akibat softlens, seperti mata merah, nyeri, keluar cairan tidak normal, atau penglihatan kabur, segera konsultasi ke dokter mata. Infeksi mata tidak boleh dianggap sepele karena bisa berkembang menjadi kondisi yang lebih serius, seperti peradangan kornea, terjadi luka pada kornea serta konjungtivitis atau peradangan selaput mata.

Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan penyebab infeksi dan memberikan pengobatan yang sesuai. Biasanya, pengobatan melibatkan obat tetes mata antibiotik atau anti inflamasi untuk meredakan peradangan dan membunuh bakteri penyebab infeksi. Selama masa pengobatan, Anda harus menghentikan pemakaian softlens hingga mata benar-benar sembuh untuk mencegah iritasi lebih lanjut. 

Selain itu, hindari mengucek mata, karena hal ini bisa memperburuk kondisi dan menyebarkan infeksi ke mata yang sehat. Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan tangan sebelum menyentuh mata atau mengaplikasikan obat tetes. Jika gejala tidak membaik setelah beberapa hari pengobatan atau justru semakin parah, segera kembali ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut. Jangan menunda pemeriksaan, karena infeksi mata yang tidak ditangani dengan cepat dapat menyebabkan gangguan penglihatan permanen.

Baca Juga : 

Makanan Terbaik untuk Penglihatan Mata yang Optimal 

6 Aplikasi Tes Mata Online Gratis untuk Cek Mata Minus

Sumber : dr. Evy I Apidian, SpM

Bagikan:

Berikan Komentar