Teknologi operasi katarak
Diposting oleh :

Beginilah Perkembangan Teknologi Operasi Katarak Hingga Kini

Katarak adalah salah satu jenis penyakit mata yang sering dikeluhkan oleh kaum lansia karena terganggunya penglihatan akibat terjadi kekeruhan pada lensa mata, menyebabkan cahaya sulit masuk ke mata sehingga menghasilkan bayangan kabur pada retina.

Pada umumnya, faktor utama penyebab katarak adalah proses degeneratif akibat penuaan. Seseorang yang telah memasuki usia lanjut memiliki risiko lebih besar terkena penyakit ini. Meski tidak menutup kemungkinan juga bisa terjadi pada usia muda.

Bila tidak segera ditangani, penglihatan penderita katarak akan semakin parah hingga bisa mengalami kebutaan. Bahkan penyakit ini sampai dinobatkan sebagai penyebab kebutaan nomor satu di dunia.

Namun, tidak usah khawatir karena katarak ini termasuk penyakit yang bisa disembuhkan. Satu-satunya langkah pengobatan yang bisa ditempuh adalah dengan melalui tindakan operasi.

Bahkan kini operasi katarak terasa semakin mudah dan cepat dengan adanya perkembangan teknologi. Agar lebih mengenal dan memahami tentang bagaimana prosedur operasi dan perkembangan teknologi operasi katarak, yuk simak penjelasan berikut.

Baca juga :
Rekomendasi 4 Dokter Spesialis Mata Surabaya, Berpengalaman Operasi Katarak
Obat Katarak, Bisakah Menyembuhkan Tanpa Operasi?

Mengenal Operasi Katarak

Seperti yang kita ketahui bahwa lensa mata alami umumnya akan tampak jernih. Namun, bagi penderita katarak warnanya berubah menjadi lebih keruh akibat adanya penambahan cairan lensa, denaturasi protein, ataupun gabungan keduanya.

Sayangnya, tidak ada cara alami yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kekeruhan lensa mata tersebut. Apabila katarak menjadi semakin parah dan menyebabkan dampak signifikan pada penglihatan, diperlukan tindakan operasi katarak untuk mengangkat lensa yang keruh.

Dalam prosedur operasi katarak, dokter spesialis mata akan melakukan pengangkatan pada lensa yang mengalami kekeruhan dan menggantinya dengan penanaman lensa buatan baru yang disebut lensa intraokular (IOL).

Lensa ini dibuat dengan menyesuaikan kondisi lensa mata normal yang jernih. Dengan begitu, penglihatan pasien akan dapat kembali normal.

Tindakan bedah ini merupakan prosedur yang umum dilakukan, relatif aman, dan memiliki tingkat keberhasilan tinggi. Bahkan prosesnya pun tidak membutuhkan banyak waktu, sehingga dapat dilakukan secara rawat jalan dan tidak perlu rawat inap.

Namun, tentu saja sebelumnya calon pasien wajib melakukan serangkaian pemeriksaan dengan dokter mata untuk mengetahui kesiapannya menjalani operasi. Pastikan memilih rumah sakit atau klinik mata terpercaya untuk hasil yang maksimal.

Perkembangan Teknologi Operasi Katarak

Dengan berkembangnya teknologi kedokteran yang semakin canggih, tentu saja akan memudahkan dokter dan tenaga medis lainnya dalam menangani berbagai masalah kesehatan, termasuk kesehatan mata. Salah satunya dalam hal operasi katarak.

Teknologi operasi katarak telah mengalami perkembangan dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan ini memungkinkan untuk menjawab setiap permasalahan mata yang terkait dengan katarak.

Operasi katarak dapat dilakukan dengan beberapa pilihan teknik operasi. Berikut ini beberapa teknik operasi katarak yang perlu Anda ketahui, mulai dari yang tradisional hingga modern dengan menggunakan teknologi mutakhir :

ECCE (Extra Capsular Cataract Extraction) dan ICCE (Intra Capsular Cataract Extraction)

Operasi katarak ECCE dan ICCE merupakan teknologi operasi katarak tradisional, dimana teknik pembedahan dilakukan secara manual dengan sayatan yang lebar pada kornea mata untuk mengeluarkan lensa yang keruh.

Sayatan ini bertujuan untuk memberikan akses yang lebih besar ke dalam mata. Setelah lensa keruh diangkat, dokter akan memasukkan lensa intraokular (IOL) ke dalam mata untuk menggantikan fungsi lensa alami yang rusak.

Akan tetapi karena sayatannya cukup besar, membuat luka operasi harus ditutup dengan jahitan yang cukup banyak, sehingga membutuhkan proses pemulihan yang lebih lama.

Lantas, apakah yang membedakan antara teknik operasi ECCE dan ICCE tersebut?

Sederhananya, perbedaan dari kedua teknik operasi ini terletak pada cara pengangkatan lensa mata yang mengalami katarak. Perlu dicatat bahwa lensa mata memiliki lapisan pelindung yang disebut kapsul lensa.

Pada teknik ECCE, proses pengangkatan lensa dengan cara membuka kapsul lensa bagian depan, sementara kapsul lensa belakang tetap dipertahankan sebagai penyokong untuk penempatan lensa buatan (IOL).

Sedangkan pada teknik ICCE, pengangkatan lensa mata dilakukan seluruhnya secara utuh. Kemudian lensa buatan (IOL) ditempatkan di sudut bilik mata atau di belakang iris dengan teknik khusus.

Baca juga : Binahong Sembuhkan Katarak? Pastikan Informasinya Yuk!

SICS (Small Incision Cataract Surgery)

Operasi katarak SICS merupakan salah satu teknik bedah katarak yang umum digunakan di negara-negara berkembang termasuk Indonesia, karena terbilang cukup efisien dan ekonomis.

Teknik ini membutuhkan sayatan yang lebih kecil daripada teknik ECCE dan ICCE, yaitu sepanjang 5-7 mm pada kornea. Dengan luka sayatan kecil, kemungkinan jumlah jahitan yang dibutuhkan lebih sedikit, sehingga proses pemulihannya juga relatif lebih singkat.

Baca juga :
Teknologi Sembuhkan Mata Minus untuk Berbagai Usia
Mata Kering Pada Lansia Muncul Akibat Hal-Hal Ini

PHACOEMULSIFICATION

teknologi operasi katarak

Operasi Phacoemulsification atau Fakoemulsifikasi adalah jenis operasi katarak modern terkini dengan menggunakan teknologi mesin fakoemulsifier yang mampu memberikan hasil operasi lebih baik dari teknik operasi sebelumnya.

Operasi ini menggunakan energi ultrasound untuk menghancurkan lensa katarak yang keruh menjadi fragmen kecil sehingga mudah dihisap oleh mesin keluar dari mata, kemudian diganti dengan lensa buatan (IOL) yang baru.

Selain itu, teknik ini hanya membutuhkan sayatan kecil pada kornea mata, sekitar 2-3 mm, dan tidak memerlukan jahitan. Sehingga mempercepat waktu pemulihan dan mengurangi risiko komplikasi pasca operasi katarak.

Waktu yang dibutuhkan selama proses operasi juga relatif singkat, hanya sekitar 15 menit. Setelah operasi, pasien bisa langsung kembali beraktifitas tanpa adanya jahitan luka atau penutup mata.

Operasi katarak dengan teknik Fakoemulsifikasi ini menjadi pilihan yang lebih umum karena keunggulannya dalam hal sayatan yang kecil, pemulihan cepat, dan hasil yang lebih optimal.

Operasi Katarak Premium

teknologi operasi katarak

Dengan kemajuan teknologi, kini hadir beberapa pilihan lensa intraokular (IOL) premium yang digunakan pada operasi katarak dengan prosedur operasi Phacoemulsification. Hal ini lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Operasi Katarak Premium.

Lensa premium ini tidak hanya digunakan untuk menyembuhkan Katarak, melainkan bisa sekaligus mengatasi Kelainan Refraksi, seperti mana minus, plus, atau silinder. Sehingga penderita katarak yang menderita kelainan refraksi, akan mengalami sensasi seperti Lasik.

Nah, berikut beberapa jenis lensa premium atau IOL premium yang digunakan pada operasi katarak premium :

  • Trifocal IOLs

merupakan lensa premium dengan paket lengkap dan praktis. Pasien katarak dapat menggunakan lensa ini sekaligus untuk mengatasi kelainan refraksi, seperti rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi), dan mata tua (presbiopi).

  • Toric IOLs

merupakan jenis lensa premium yang dapat mengatasi katarak sekaligus kelainan refraksi mata silindris (astigmatisme).

  • Multifocal IOLs

merupakan jenis lensa premium untuk mengatasi katarak sekaligus kelainan refraksi khusus mata tua (presbiopi), sehingga dapat terbebas dari penggunaan kacamata.

Dengan demikian, tentu saja lensa premium jelas lebih unggul jika dibandingkan dengan lensa standar. Adapun beberapa manfaat yang dirasakan oleh para pasien katarak jika memilih lensa premium, diantaranya :

  • Lebih nyaman untuk beraktivitas karena mengurangi rasa tidak nyaman/mengganjal pada mata
  • Dapat sekaligus mengatasi kelainan refraksi yang mungkin juga diderita
  • Tidak membutuhkan bantuan kacamata lagi
  • Menjadi lebih adaptif terhadap cahaya (tidak lagi silau bila terkena cahaya berlebih)

Lantas, beberapa dari Anda mungkin bertanya, apakah semua klinik mata menyediakan lensa premium untuk operasi Katarak?

Memang tidak semua klinik mata menyediakan layanan operasi katarak premium. Namun, ada beberapa klinik mata di Jawa Timur yang sudah memiliki layanan ini. Berikut beberapa rekomendasinya yang bisa Anda kunjungi :

1. Klinik Mata KMU

teknologi operasi katarak

Layanan operasi katarak premium tersedia di seluruh cabang KMU di Jawa Timur, yaitu Klinik Mata KMU Gresik, Lamongan, Sidoarjo, Trenggalek dan Madura – Bangkalan. Anda bisa mendatangi cabang klinik mata KMU terdekat di kota Anda atau mengunjungi https://kmu.id/

2. National Eye Center (NEC)

teknologi operasi katarak

NEC Surabaya memiliki layanan Katarak Center dimana memberikan layanan operasi katarak premium. Tidak hanya menggunakan lensa premium, namun juga dengan pelayanan terbaik yang diberikan oleh dokter spesialis mata dan tenaga kesehatan. Anda bisa mengunjungi https://nationaleyecenter.id/ untuk atur jadwal pemeriksaan.

3. Ciputra SMG Eye Clinic

teknologi operasi katarak

Ciputra SMG Eye Clinic Surabaya menawarkan layanan Lasik dan operasi katarak dengan menyediakan lensa premium yang dapat dipilih. Pelayanan ini dilakukan oleh dokter spesialis mata senior dengan pengalaman 38 tahun di bidangnya.

Baca juga : Operasi Katarak Gratis

Yuk, Segera Periksakan Mata Anda Sebelum Terlambat

Jika Anda atau anggota keluarga Anda mulai memasuki usia lanjut dan mengalami gejala atau tanda-tanda adanya penyakit Katarak pada mata, segera periksakan ke dokter mata ya untuk memastikan kebenarannya.

Jangan ragu untuk konsultasi dokter mata sedini mungkin agar terhindar dari semakin bertambah parahnya kondisi mata. Dokter akan menyarankan operasi bila memang mengalami katarak dan merekomendasikan pilihan teknik operasi Katarak yang sesuai.

Memiliki kualitas penglihatan yang terbaik adalah prioritas utama, maka dari itu jangan pernah mengabaikan kondisi kesehatan mata Anda agar dapat senantiasa mensyukuri nikmat Tuhan dan merasakan peningkatan kualitas hidup yang lebih baik.

 

Saksikan juga video edukasi kesehatan lainnya berikut ini :

 

Bagikan:

Berikan Komentar