HomeAlat Bantu MataBisakah Santri Mendapat Kacamata Gratis? Begini Caranya

Bisakah Santri Mendapat Kacamata Gratis? Begini Caranya

Kenapa Dokter Mata meng-Highlight “Santri” yang berkesempatan mendapat kacamat gratis? Karena entah kenapa, di bulan Ramadan ini, banyak sekali program kacamata gratis untuk santri. Latar belakang dari penyedia program ini kebanyakan untuk memaksimalkan produktivitas para santri untuk beribadah.

Namun, terlepas dari identitas “santri”, faktanya para santri ini adalah para siswa yang usianya tentu saja masih produktif dalam menempuh pendidikan. Santri ini, bisa jadi para siswa yang berusia 8 tahun hingga 17 tahun. Karena solusi bagi penderita kelainan refraksi adalah kacamata atau lasik.

Dokter mata akan berbagi informasi terkait program kacamata gratis untuk santri pada Ramadan 2021 ini. Berikut cara untuk mendapatkan kacamata gratis bagi para santri.

Artikel Terkait: Bingung Pilih Lasik Atau Kacamata Saja? Ini Pertimbangannya

Manfaatkan BPJS Kesehatan untuk kacamata gratis

Kalau ini, para santri tidak perlu menunggu Ramadan untuk mendapatkan kacamata gratis ya. Kapanpun, para santri bisa memanfaatkan asuransi BPJS Kesehatan untuk kebutuhan alat bantu penglihatan.

Santri yang mengalami masalah penglihatan atau gangguan refraksi (mata minus, silinder, atau rabun dekat) dapat memeriksakan diri ke Fasilitas Kesehatan tingkat Pertama (FKTP) yang terdata di kartu BPJS milik mereka. Setelah melalui proses pemeriksaan, maka akan diketahui ukuran alat bantu penglihatan yang dibutuhkan.

Artikel Terkait: Tips dan trik mengenai 4 cara memilih kacamata

Santri yang dalam hal ini merupakan pasien, akan mendapatkan surat rujukan dari FKTP ke klinik mata/RS Mata/Poli Mata RS untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya, pasien menuju fasilitas kesehatan tingkat lanjut (Klinik mata/RS Mata/Poli Mata RS) untuk melakukan pemeriksaan. Di sanalah, para santri mendapat surat pengantar untuk optik yang bekerjasama dan kemudian melakukan klaim kacamata.

Secara ringkas, berikut alur mendapatkan kacamata dari BPJS Kesehatan:

  1. Periksa mata dasar di FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) yang terdaftar di Kartu BPJS peserta
  2. Mendapat rujukan dari FKTP ke Klinik Mata/RS Mata/Poli Mata RS
  3. Pasien melakukan pemeriksaan ke Klinik Mata/RS Mata/Poli Mata RS yang dirujuk
  4. Mendapat surat pengantar
  5. Klaim kacamata ke optik yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan

Artikel Terkait: 2 Jenis Kacamata Bifokal Ini Patut Kamu Ketahui

Sayangnya, untuk besaran klaim kacamata ini ada batasannya. Sehingga, untuk pasien/santri dengan ukuran minus atau gangguan refraksi yang tinggi membutuhkan biaya tambahan biaya. Jadi, tidak semua dapat diklaimkan (alias gratis). Meski untuk beberapa kasus, ada pasien yang bisa mendapatkan kacamata secara gratis karena biaya yang dikeluarkan tak melebihi besaran klaim yang ada.

Mengikuti Program Kacamata Gratis Saat Ramadan

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwasnaya program kacamata gratis ini banyak diberikan oleh berbagai perusahaan atau bahkan lembaga kesehatan. Namun, semua itu tentu saja memiliki periode dan terbatas. Untuk Ramadan 2021 kali ini, Dokter Mata akan berbagi program pemberian kacamata gratis bagi para santri.

Dari Lembaga Kesehatan

Pada Ramadan kali ini, ada lembaga kesehatan yang menyelenggarakan program kacamata gratis, diantaranya Klinik Mata KMU. Klinik mata yang tersebar di 5 Cabang Jawa Timur ini memberikan kacamata gratis secara cuma-cuma kepada para santri yang berada di sekitar lokasinya.

Lokasi cabang KMU sendiiri beradat di Gresik, Sidoarjo, Lamongan, Bojonegoro, dan Madura-Bangkalan. Bila Anda memiliki keluarga/tetangga/rekan seorang santri, maka informasi ini bisa Anda bagikan.

Kacamata gratis untuk santri dari KMU
Info Kacamata Gratis dari Klinik Mata KMU

Menariknya, para santri ini juga mendapatkan skrining atau pemeriksaan gratis dari tim KMU sendiri. Tenaga kesehatan yang akan memeriksa para santri dan menentukan kebutuhan kacanata para santri. Bila penyelenggaranya ini memang berasal dari klinik khusus mata, rasanya akan lebih aman dan meyakinkan. Pemeriksaan refraksi yang dilakukan juga bisa lebih detail.

Semua proses dari pemeriksaan, kacamata, hingga pendistribusian kacamata untuk santri ini dilaukan secara Cuma-Cuma alias gratis. Semoga para santri bisa mendapatkan kecamata gratis dan lebih produktif dalam beribadah ya.

Artikel Terkait: KMU Goes to School: Bebaskan Anak dari Kacamata

Dari Program Pemerintah

Adapun pemberian kacamata gratis dari pemerintah untuk masyarakat. Meskipun tidak spesifik kepada santri, beberapa pemerintah daerah, melalui Dinas Sosial memiliki program kacamat gratis. Khususnya untuk para lansia dan anak-anak. Anak-anak yang juga dalam kategori remaja (tentu saja bisa santri), bisa mendapatkan kesempatan diberikan kacamata gratis.

Anda bisa melakukan pemeriksana atau menanyakan terkait program ini kepada pemerintah daerah di Kabupaten atau kota kalian. Karena program bantuan dari pemkab, khususnya Dinas Sosial akan hadir dengan beragam dan tujuan yang berbeda-beda.

Dari Yayasan atau Tempat Ibadah

Bukan hal yang tidak mungkin, bila kacamata gratis dapat diperoleh para santri melalui yayasan ataupun masjid. Paslanya, Dokter Mata menemukan beberapa program kacamata gratis dari yayasan maupun masjid.

Salah satunya program kacamata gratis dari Masjid Al-Madinah yang merupakan besutan yayasan Dompet Dhuafa. Para santri, terlebih para tahfidz (penghafal Al-Quran) mendapat berkah berupa Kacamat gratis untuk memperlancar aktivitasnya

Ya, itulah tadi beberapa program kacamata gratis untuk para santri yang bisa kalian dapatkan dari berbagai penyelenggara program. Semoga info ini membantu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

DOKTER MATA