central retinal artery occlusion
Diposting oleh :

Mengenal Central Retinal Artery Occlusion pada Mata

Central Retinal Artery Occlusion (CRAO) merupakan kondisi yang terjadi secara mendadak dan bisa menyebabkan kehilangan penglihatan permanen. Penyakit ini terjadi ketika aliran darah ke retina, tersumbat secara tiba-tiba. penting untuk memahami penyebab, gejala, dan langkah penanganannya agar kita dapat mengambil tindakan cepat untuk mengatasi penyakit ini. 

Pengertian Central Retina Artery Occlusion 

central retinal artery occlusion

Central Retinal Artery Occlusion (CRAO) adalah kondisi di mana arteri utama yang memasok darah ke retina mengalami penyumbatan. Retina membutuhkan pasokan darah yang konstan agar bisa berfungsi dengan baik. Ketika suplai darah ini terputus, sel-sel retina mulai rusak karena kekurangan oksigen dan nutrisi.

CRAO bisa disamakan dengan serangan jantung atau stroke, namun yang terkena adalah mata. Dalam beberapa kasus, penglihatan bisa membaik sebagian, namun sebagian besar pasien akan mengalami kehilangan penglihatan permanen pada mata yang terkena.

Kondisi ini umumnya terjadi pada orang dewasa yang lebih tua, terutama yang memiliki faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi. Meskipun jarang, CRAO bisa juga terjadi pada individu yang lebih muda, terutama bila ada kondisi tertentu yang meningkatkan risiko pembekuan darah.

Penyebab Central Retinal Artery Occlusion

central retinal artery occlusion

Penyebab utama CRAO adalah sumbatan arteri oleh emboli atau trombus. Emboli merupakan material seperti bekuan darah, kolesterol, atau kalsium yang berasal dari bagian tubuh lain (biasanya dari jantung atau arteri karotis) dan terbawa aliran darah hingga menyumbat arteri retina. Sementara trombus adalah bekuan darah yang terbentuk langsung di dalam pembuluh darah retina.

Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya CRAO antara lain:

  • Penyakit kardiovaskular: Seperti aterosklerosis, penyakit jantung, atau fibrilasi atrium.
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi): Dapat merusak dinding pembuluh darah dan memicu pembentukan sumbatan.
  • Diabetes melitus: Merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko sumbatan.
  • Kolesterol tinggi: Bisa membentuk plak di dinding arteri yang memicu emboli.
  • Kelainan darah: Seperti gangguan pembekuan darah (hiperkoagulasi).
  • Cedera atau trauma pada leher atau kepala: Dapat menyebabkan gangguan aliran darah ke mata.

Pada kasus yang lebih jarang, prosedur medis atau pembedahan tertentu, serta infeksi sistemik, juga bisa memicu terbentuknya emboli yang berakhir menyumbat arteri retina.

Baca Juga : 
Lasik 
Katarak 

Tanda dan Gejala Central Retinal Artery Occlusion

Gejala utama CRAO adalah kehilangan penglihatan mendadak pada satu mata, biasanya tanpa rasa sakit. Pasien mungkin menggambarkan penglihatannya seperti tirai yang turun secara tiba-tiba atau kabut yang menutup seluruh pandangan.

Beberapa tanda dan gejala yang dapat dikenali antara lain:

  • Kehilangan penglihatan total atau sebagian pada satu mata dalam waktu singkat (dalam hitungan detik hingga menit).
  • Tidak adanya rasa sakit pada mata yang terkena.
  • Pupil yang tidak merespons cahaya seperti normal.
  • Penurunan ketajaman visual secara drastis.
  • Pada pemeriksaan funduskopi, dokter mata akan melihat retina pucat dengan titik merah terang di makula yang dikenal sebagai “cherry-red spot”.

Penting untuk diketahui, meski kondisi ini tidak disertai rasa nyeri, CRAO tetap merupakan kegawatdaruratan medis. Semakin cepat pasien mendapatkan penanganan, semakin besar peluang retina untuk bertahan dari kerusakan permanen.

Baca Juga : 
Operasi Katarak 
Operasi Katarak Gratis 

Cara Mengatasi Central Retinal Artery Occlusion

Penanganan CRAO sangat bergantung pada waktu. Idealnya, terapi dilakukan dalam waktu 4-6 jam sejak kehilangan penglihatan terjadi. Semakin cepat penanganan, semakin besar kemungkinan mempertahankan fungsi penglihatan.

Beberapa langkah penanganan CRAO meliputi:

  1. Penurunan Tekanan Intraokular

Tekanan di dalam bola mata dapat diturunkan untuk mencoba mendorong sumbatan menjauh dari arteri utama. Metode yang digunakan bisa berupa penggunaan obat tetes mata atau obat oral untuk menurunkan tekanan, paracentesis anterior chamber, yaitu prosedur kecil untuk mengeluarkan sedikit cairan dari mata serta bisa dengan melakukan pijat bola mata dengan teknik tertentu untuk mendorong emboli agar bergerak ke arteri yang lebih kecil.

  1. Oksigen Hiperbarik

Dalam beberapa kasus, terapi oksigen hiperbarik digunakan untuk meningkatkan oksigenasi jaringan retina yang kekurangan suplai darah. Meski tidak selalu tersedia di semua rumah sakit, terapi ini menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan pada kasus CRAO akut.

  1. Penggunaan Obat Fibrinolitik

Pada beberapa kasus, obat penghancur bekuan darah (fibrinolitik) bisa diberikan secara sistemik atau langsung ke arteri retina menggunakan kateter. Namun, terapi ini masih dalam tahap pengembangan dan tidak umum dilakukan karena resikonya tinggi.

  1. Pengobatan Penyebab Dasar

Setelah penanganan darurat, pasien perlu menjalani pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui sumber emboli atau trombus. Jika ditemukan gangguan seperti penyakit jantung atau plak di arteri karotis, maka penyakit tersebut harus diobati secara serius untuk mencegah kejadian berulang.

  1. Rehabilitasi dan Pemulihan

Jika penglihatan tidak dapat kembali, pasien akan membutuhkan bantuan dalam bentuk rehabilitasi visual, seperti penggunaan alat bantu visual atau pelatihan orientasi untuk aktivitas harian.

Baca Juga :
Tanam Lensa, Solusi Bebas Kacamata

Penanganan Central Retinal Artery Occlusion (CRAO) harus dilakukan secepat mungkin, idealnya dalam waktu 4–6 jam, agar kerusakan retina tidak menjadi permanen. Meskipun CRAO merupakan penyakit yang tidak banyak dialami sebagian orang, namun bila Anda mengalami gangguan penglihatan mendadak atau memiliki faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi, segera konsultasikan ke dokter mata. Deteksi dini bisa menyelamatkan penglihatan Anda.

Simak informasi lainnya pada video di bawah ini ya

Bagikan:

Berikan Komentar