Penyebab mata buram saat puasa seringkali membuat banyak orang bertanya-tanya, terutama ketika penglihatan tiba-tiba terasa tidak fokus di siang atau sore hari. Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi dan bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kurangnya asupan cairan selama berpuasa. Penyebab mata buram seperti dehidrasi dapat berdampak pada kelembapan mata, sehingga memicu mata kering dan membuat penglihatan terasa tidak nyaman. Meski terdengar sepele, kondisi ini tetap perlu dipahami agar tidak menimbulkan kekhawatiran berlebih. Yuk, kenali lebih jauh penyebab mata buram saat puasa dan bagaimana kaitannya dengan kondisi tubuh Anda!
Daftar Isi
ToggleMengapa Mata Bisa Terasa Buram Saat Puasa?

Mata yang terasa buram saat puasa sebenarnya merupakan kondisi yang cukup wajar dan tidak selalu menandakan adanya gangguan serius pada mata. Penyebab mata buram dalam kondisi ini umumnya berkaitan dengan respon tubuh terhadap perubahan pola makan dan minum, terutama karena dehidrasi dan perubahan kadar gula darah. Saat tubuh kekurangan cairan, produksi air mata juga bisa ikut berkurang. Padahal, lapisan air mata memiliki peran penting untuk menjaga permukaan mata tetap lembab, halus, dan jernih agar cahaya dapat masuk dengan baik ke dalam mata.
Ketika lapisan air mata ini terganggu, cahaya yang masuk ke mata tidak dapat dibiaskan secara optimal. Akibatnya, objek yang dilihat bisa tampak kabur atau kurang fokus. Kondisi ini biasanya lebih sering dirasakan pada siang hingga sore hari, saat tubuh mulai mengalami kekurangan cairan setelah berpuasa cukup lama. Jadi, jika Anda merasakan hal ini, tidak perlu langsung panik, karena penyebab mata buram seperti ini masih bisa diatasi dengan langkah yang tepat.
Selain faktor dehidrasi, ada beberapa kondisi lain yang dapat meningkatkan risiko mata terasa buram saat puasa. Misalnya, faktor usia yang membuat produksi air mata menurun, riwayat gangguan penglihatan seperti mata minus, plus, atau silinder, hingga kondisi setelah menjalani operasi mata yang masih dalam masa pemulihan. Oleh karena itu, penting untuk lebih memperhatikan kondisi mata selama puasa agar tetap nyaman dan kesehatan mata tetap terjaga.
Baca juga:
– Operasi Katarak Gratis
– LASIK
– Operasi Katarak
3 Alasan Mata Buram Saat Puasa

Ada beberapa alasan umum yang bisa menjadi penyebab mata buram saat puasa, dan penting untuk Anda pahami agar bisa mengatasinya dengan lebih tepat. Kondisi ini biasanya berkaitan dengan perubahan pola aktivitas dan asupan selama berpuasa. Berikut 3 alasan mata buram saat puasa yang paling sering terjadi:
- Kurangnya Cairan dalam Tubuh
Selama berpuasa sekitar 12–14 jam, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan sehingga berisiko mengalami dehidrasi. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab mata buram karena produksi air mata alami ikut berkurang. Akibatnya, mata bisa terasa kering, merah, mengganjal, bahkan seperti berpasir saat digunakan beraktivitas.
- Kurang Cukup Istirahat
Perubahan jadwal tidur selama bulan puasa sering kali membuat waktu istirahat jadi berkurang. Kurang tidur dapat mempengaruhi kestabilan produksi air mata dan membuat mata lebih mudah lelah. Inilah yang kemudian menjadi penyebab mata buram, terutama ketika mata dipaksa tetap fokus dalam kondisi kurang segar.
- Screen Time Berlebih
Menghabiskan waktu terlalu lama di depan layar HP atau laptop juga bisa menjadi penyebab mata buram saat puasa. Saat menatap layar, frekuensi berkedip biasanya berkurang, sehingga kelembapan mata tidak terjaga dengan baik. Hal ini dapat memicu mata kering yang berujung pada penglihatan terasa kabur dan tidak nyaman.
Cara Mengatasi Mata Buram Saat Puasa

Agar mata tetap nyaman selama berpuasa, ada beberapa langkah sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi penyebab mata buram. Dengan perawatan yang tepat, kondisi ini tidak akan mengganggu aktivitas maupun ibadah Anda. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba:
- Penuhi Asupan Cairan Tubuh
Pastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi dengan pola minum yang tepat saat sahur dan berbuka. Anda bisa menerapkan pola 2-4-2, yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur. Cara ini membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi sehingga penyebab mata buram akibat dehidrasi bisa diminimalkan.
- Gunakan Tetes Mata Buatan
Jika mata terasa kering, merah, atau mengganjal, penggunaan tetes mata buatan bisa menjadi solusi. Tetes mata membantu menjaga kelembaban permukaan mata agar tetap nyaman. Tidak perlu khawatir, penggunaan tetes mata saat puasa juga tidak membatalkan puasa, sehingga aman digunakan kapan saja saat dibutuhkan.
- Istirahatkan Mata Secara Berkala
Jika Anda sering menatap layar HP atau laptop, cobalah terapkan aturan 20-20-20. Setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh sekitar 6 meter selama 20 detik. Cara ini efektif untuk mengurangi ketegangan pada mata sekaligus membantu mencegah penyebab mata buram akibat kelelahan mata.
- Penuhi Nutrisi untuk Kesehatan Mata
Selain dari luar, kesehatan mata juga perlu dijaga dari dalam. Konsumsi makanan yang kaya vitamin A dan omega-3 seperti wortel, bayam, dan ikan saat sahur maupun berbuka. Nutrisi ini membantu menjaga kualitas lapisan air mata dan mendukung penglihatan tetap jernih selama menjalani puasa.
Baca juga:
– Glaukoma dan gangguan tidur berkaitan? Ini Penjelasan Medisnya
– Katarak
– Pengangkatan Benjolan Mata Sebesar Kacang: Kisah Nyata Pasien di KMU Trenggalek
Kapan Harus Memeriksakan Mata ke Dokter?

Meskipun penyebab mata buram saat puasa umumnya tergolong ringan dan bisa diatasi dengan perawatan sederhana, ada beberapa kondisi yang tidak boleh Anda abaikan. Penting untuk lebih peka terhadap tanda-tanda tertentu yang bisa menjadi sinyal bahwa mata membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Jika keluhan tidak kunjung membaik, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter mata agar mendapatkan diagnosis yang tepat.
Berikut beberapa kondisi yang perlu Anda waspadai:
- Pandangan tetap buram setelah berbuka dan beristirahat
Jika penyebab mata buram tidak kunjung hilang meskipun tubuh sudah terhidrasi dan cukup istirahat, hal ini bisa menandakan adanya masalah lain pada mata. - Mata terasa nyeri hebat atau sangat merah
Rasa nyeri yang berlebihan atau mata yang tampak sangat merah bukanlah kondisi normal dan perlu segera diperiksakan. - Muncul kilatan cahaya atau bayangan melayang (floaters)
Jika Anda melihat kilatan cahaya atau seperti ada bayangan yang bergerak, apalagi terjadi secara tiba-tiba, jangan tunda untuk memeriksakan mata. - Memiliki riwayat penyakit tertentu
Bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit seperti diabetes atau Glaukoma, penting untuk melakukan kontrol rutin karena kondisi ini membutuhkan pengawasan khusus, termasuk saat berpuasa.
Jika Anda mengalami salah satu dari kondisi di atas, sebaiknya segera lakukan konsultasi dokter mata agar mendapatkan penanganan yang sesuai. Dengan pemeriksaan yang tepat, kesehatan mata bisa tetap terjaga dan Anda bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.
Tonton juga video menarik lainnya seputar kesehatan mata disini!



