Halo pasien dokter mata, pada kesempatan saat ini dokter mata akan mengulas mengenai salah satu penyakit mata yang dikenal dengan Amblyopia atau bisa disebut juga dengan istilah mata malas. Penyakit mata ini sering terjadi pada anak-anak namun dapat berlanjut hingga dewasa jika tidak ditangani dengan baik.
Tentunya akan berbahaya jika penyakit ini terjadi pada mata karena penderita Amblyopia akan mengalami penurunan penglihatan yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak secara maksimal.
Nah, maka dari itu bagi pasien dokter mata yang ingin mengetahui informasi selengkapnya mengenai mata malas, simak penjelasan berikut ini!
Daftar Isi
TogglePengertian Amblyopia

Menurut dr. Irma Cholidah, Sp.M, Amblyopia adalah penurunan tajam penglihatan yang telah dikoreksi namun tidak dapat mendapat penglihatan normal dan tidak berkaitan dengan anatomis atau jalur visual. Kondisi ini terjadi karena adanya gangguan perkembangan penglihatan selama masa kanak-kanak sehingga disebut juga lazy eye atau mata malas.
Penyakit mata malas ini bukan hanya masalah penglihatan, tetapi juga gangguan pada cara kerja otak dalam memproses gambar dari kedua mata. Jika tidak segera diobati, amblyopia dapat menyebabkan gangguan penglihatan permanen di mata yang lemah. Kondisi ini biasanya terdeteksi pada usia dini, sehingga pengobatan lebih efektif jika dilakukan segera.
Penyakit mata malas secara umum terbagi kedalam 3 jenis, antara lain :
- Amblyopia Refraktif : Gangguan penglihatan pada satu atau kedua mata akibat perbedaan refraksi (seperti rabun jauh atau astigmatisme) yang tidak terkoreksi sejak dini. Jika terjadi pada satu mata disebut Anisometropik dan pada kedua mata disebut Isoametropik.
- Amblyopia Strabismus : Mata malas yang terjadi karena mata juling (strabismus), di mana otak “mengabaikan” penglihatan dari salah satu mata untuk menghindari penglihatan ganda.
- Amblyopia Defripatif : mata malas yang disebabkan oleh hambatan fisik pada penglihatan, seperti katarak atau ptosis (kelopak mata turun), sehingga mata tidak mendapatkan rangsangan visual yang cukup.
Baca juga :
– Lasik
– Biaya Operasi Katarak 2025
– Katarak
Penyebab Amblyopia
Amblyopia dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah strabismus atau mata juling. Ketika mata tidak sejajar, otak akan mengabaikan gambar dari mata yang lebih lemah untuk menghindari penglihatan ganda, yang akhirnya menyebabkan mata malas.
Selain strabismus, penyebab Amblyopia lainnya adalah perbedaan refraksi yang signifikan antara kedua mata, seperti rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme. Penyebab lain yang lebih jarang adalah katarak pada anak-anak, yang menghalangi cahaya masuk ke mata sehingga mempengaruhi perkembangan penglihatan.
Baca juga :
– Operasi Katarak
– Operasi Katarak Gratis 2025
– Biaya pemeriksaan mata 2025
Gejala Amblyopia
Gejala Amblyopia sering kali sulit dikenali pada tahap awal karena anak-anak biasanya tidak menyadari bahwa mereka mengalami masalah penglihatan. Salah satu tanda yang paling umum adalah kesulitan anak dalam fokus pada benda tertentu atau terlihat sering memiringkan kepala saat melihat sesuatu.
Selain itu, mata yang terkena Amblyopia mungkin terlihat normal, tetapi kemampuan penglihatannya jauh lebih buruk dibandingkan mata yang sehat. Anak-anak dengan amblyopia mungkin juga mengalami kesulitan membaca atau menangkap benda yang bergerak cepat. Jika Anda melihat tanda-tanda ini, penting untuk segera konsultasi dokter mata.
Bagaimana Cara Mengatasinya?

Adapun beberapa cara untuk mengatasi penyakit yang disebut dengan mata malas yang bisa dilakukan oleh pasien dokter mata, antara lain :
- Deteksi dini pada anak berusia 4 tahun sehingga dapat menurunkan terjadinya penyakit mata malas hingga 4 kali lipat.
- Patching yaitu menggunakan penutup mata (eye patch) pada mata yang lebih kuat, sehingga mata malas lebih aktif digunakan. Sehingga mata yang lemah dapat dimaksimalkan penglihatannya sehingga kondisinya tidak semakin parah.
- Dokter mata juga dapat merekomendasikan kacamata khusus untuk mengoreksi perbedaan refraksi atau melakukan terapi visual untuk melatih penglihatan.
Untuk menentukan pengobatan yang sesuai dengan kondisi penyakit yang sedang dialami, perlu untuk berkonsultasi dengan dokter mata.
Baca juga :
– Ketahui Jenis Lensa Kontak & Cara Perawatannya
– Apakah Mata Minus Bisa Sembuh? Ketahui Caranya!
Ajakan Untuk Berkonsultasi Dengan Dokter Mata

Jika mencurigai adanya gejala Amblyopia pada anak atau diri Anda, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter mata. Diagnosis dini sangat penting untuk memastikan pengobatan yang tepat sehingga penglihatan dapat kembali optimal. Kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk segera mendapatkan penanganan.
Bagi pasien dokter mata yang bingung memilih tempat untuk konsultasi dokter mata. RS & Klinik Mata KMU menyediakan layanan konsultasi langsung maupun melalui KMU Telecons, sehingga pasien mata bisa mendapatkan saran dan diagnosis awal dengan mudah. Ayo segera periksakan kondisi Amblyopia ke dokter mata untuk memastikan kesehatan mata tetap terjaga. Jangan biarkan mata malas memengaruhi kualitas hidup Anda atau anak Anda!
Sumber : dr. Irma Cholidah, Sp.M
Saksikan juga video lain tentang kesehatan mata di bawah ini :



