Softlens untuk Myopia
Diposting oleh :

Mengenal Softlens (Lensa Kontak) : Definisi, Cara Pakai dan Merawat, Serta Risikonya

Selain kacamata dan operasi LASIK, softlens atau lensa kontak menjadi alat bantu penglihatan yang sangat bermanfaat dan memudahkan. Baik untuk mata minus, silinder, plus, juga untuk kepentingan pekerjaan maupun kecantikan.

Yuk lebih membahas lebih detail mengenai softlens ini, mulai dari definisi, cara pemakaian dan perawatan, serta resiko komplikasi pemakaian. 

Baca juga: 

3 Pilihan Pengobatan Mata Minus
Apakah Makan Wortel Bisa Hilangkan Mata Minus
Benarkah Menatap Layar Komputer Dalam Waktu Lama Bisa Menyebabkan Mata Minus

Apa Itu Softlens

Alat berbentuk tipis melengkung nan lunak ini merupakan cara untuk koreksi kelainan refraksi agar mata bisa melihat lagi secara normal. Alat ini diletakkan di atas kornea dan di belakang kelopak mata. Namun tidak dipungkiri juga ada juga softlens yang netral atau tidak untuk koreksi mata.

Lensa kontak ini memperbaiki kelainan refraksi dengan cara mengubah bentuk kornea yang akan meningkatkan kemampuan refraksi. Selain itu, cara lainnya bisa juga dengan memberikan kekuatan refraktif spesifik dan bentuk yang diinginkan pada bagian depan mata sehingga sinar yang masuk dapat secara tepat difokuskan pada retina.

Cara Pemakaian dan Perawatan Softlens

Bagi pemula, tentu memakai softlens terlihat menakutkan dan ngeri jika akan melukai mata atau bahkan membawa penyakit. Tapi jika dengan cara memakai yang benar, serta perawatan yang steril dan rutin, tentu softlens tidak sehoror itu. 

Anda akan semakin terbiasa jika mau dan memberanikan diri mencoba untuk pertama kali. Nah berikut ini cara yang benar dan baik dalam pemasangan, pelepasan, dan merawat softlens.

Memasang Softlens

Cara Memasang Softlens Mudah

Baik untuk softlens sekali pakai langsung buang atau disposable, maupun yang berjangka entah mingguan, atau bulanan, cara memasangnya sama. 

  1. Pastikan tangan sudah bersih, dengan mencuci tangan menggunakan sabun
  2. Amati dan pastikan arah lensa tidak terbalik, yakni yang bener-bener cekung membulat.
  3. Mulai memasang dengan jari tangan yang dominan, misal tangan kanan, sementara tangan sebelah kiri mengangkat kelopak agar mata terbuka dan tahan selama memasang. 
  4. Tangan kanan perlahan menempelkan lensa ke kornea lalu berkedip-kedip agar posisi softlens sudah tepat di kornea. Lakukan secara bergantian di mata lain.

Melepas Softlens

Selain memasang, Anda juga perlu tahu cara melepas lensa kontak agar tidak membawa pada iritasi atau bahkan penyakit mata yang berbahaya.

  1. Sama halnya seperti saat menaruh lensa kontak ke kedua mata, tangan juga harus dipastikan bersih karena sebelumnya sudah dicuci dengan sabun.
  2. Pada salah satu bola mata, tangan dominan misalnya kanan tadi, mengarah ke lensa yang mau diambil dan tangan kiri membuka kelopak
  3. Tangan kanan mulai perlahan mencubit lensa yg ada di kornea, ulangi untuk bola mata lainnya.
  4. Simpan lensa kontak ke tempat khususnya.

Merawat Softlens

Perlengkapan Softlens

Perawatan lensa kontak sendiri harus dilakukan dalam rangka memberikan cukup oksigen pada kornea. Cairan air mata juga perlu dialirkan dibawah lensa kontak untuk melembabkan kornea dan mengangkat debris pada saat berkedip.

Anda juga sangat perlu menjaga kebersihan yakni mengganti cairan tiap hari agar terjaga kesterilan lensa kontak. Selain itu, wadahnya juga harus ganti 1 sampai 3 bulan sekali. 

Saat membersihkan, perlu memakai cairan khusus pembersih lensa, bukan dengan air kran atau air minum sekalipun.

Sesuai dengan aturan masa pakainya, sahabat KMU juga harus memperhatikan keterangan masa pakai di kemasannya. Selain itu juga harus mengecek masa expirednya. Hal ini agar tidak dipakai saat sudah melebihi waktu yang aman untuk memakai softlens tersebut. 

Terakhir, Anda perlu memperhatikan durasi penggunaan lensa kontak lunak ini. Sebaiknya yang aman adalah sekitar 6 jam, maksimal 8 jam. Jangan sampai lebih apalagi dibawa tidur dan mandi. 

Jika penggunaan lensa kontak benar dan lensa kontak dirawat dengan baik, mata kita terhindar dari infeksi mata yang membahayakan karena lensa kontak yang kotor atau tangan kotor bisa memudahkan kuman masuk. 

Baca Juga : 

5 Rekomendasi Optik Gresik yang Anak Muda Banget

Resiko yang Mungkin Muncul

Karena kesibukan atau luput, bisa jadi keliru dalam penggunaan maupun merawat lensa kontak, seseorang bisa terkena beberapa gejala berikut:

  1. Mata mengering karena kandungan lensa kontak menyerap air mata, yang mana saat pemakaian mata perlu diberikan tetes mata khusus agar mencegah mata kering
  2. Konjungtivitis, luka peradangan selaput mata yang membuat mata merah bisa juga terjadi saat ada kekeliruan penggunaan maupun perawatan.
  3. Keratitis, luka atau infeksi kornea karena softlens juga merupakan gejala komplikasi yang muncul membuat kornea menjadi memutih
  4. Jika keratitis tidak ditangani, luka kornea bisa mengarah ke ulkus bahkan mengarah pada kebutaan.
  5. Edema kornea yang terjadi jika lensa kontak dipakai untuk periode yang lama
  6. Abrasi kornea, dapat terjadi akibat pemakaian lensa kontak yang berlebihan yang akan mengeringkan epitel dan menyebabkan robekan atau akibat iritasi permukaan lensa kontak terhadap kornea.

Nah berikut ini beberapa kontra indikasi atau faktor yang makin meningkatkan risiko terjadinya infeksi karena lensa kontak.

  • Insufisiensi kualitas lapisan air mata akibat abnormalitas posisi atau fungsi kelopak mata, maka perlu diberi tetes air mata khusus lensa kontak
  • Gaya hidup atau pekerjaan meliputi lingkungan yang penuh debu, kering atau berasap, maka cegah dengan kacamata atau pelindung lain, juga sebisa mungkin menghindar lingkungan tersebut
  • Kurangnya motivasi untuk melakukan perawatan lensa dan prosedur sterilisasi.
  • Kurangnya keterampilan manual untuk memasang dan melepas lensa kontak.

Baca juga : 

Katarak
Operasi Katarak

Memakai softlens tidak sama dengan terkena penyakit atau gejala sakit mata tersebut. Tak heran bila pengguna softlens ering mealkukan pemeriksana mata rutin di dokter mata. Selama Anda memperhatikan dengan detail cara perawatan, kebersihan dan cara memakai yang benar, softlens bisa memberi manfaat yang baik untuk Anda. 

Jika sudah ada gejala indikasi sakit mata dalam pemakaian, jangan ragu untuk datang ke dokter mata. Bisa juga untuk Anda yang mau memakai softlens tapi ragu, bisa konsultasi dokter mata agar lebih mantap. Pastikan kenyamanan dan sesuai kebutuhan ya.

Tonton juga edukasi tentang mata lainnya : 

https://www.youtube.com/watch?v=b8Qnpt4ThyQ

 

Bagikan:

Berikan Komentar