Vitrektomi
Diposting oleh :

Vitrektomi, Tindakan Keluhan Retina Yang Wajib Anda Tahu!

Apakah Anda pernah mendengar tentang Vitrektomi? Vitrektomi merupakan suatu tindakan operasi pada mata khususnya untuk memperbaiki masalah pada Retina dan cairan pengisi mata yang disebut Vitreous.

Untuk mengetahui informasinya lebih lanjut, yuk simak penjelasan lengkap terkait prosedur operasi Vitrektomi berikut ini.

Baca juga :
6 Penyebab Mata Buram Mulai Dari Kelainan Refraksi Hingga Masalah Retina
Floaters Mata Sering Muncul, Berbahaya kah?

Apa Itu Vitrektomi?

Vitrektomi adalah prosedur pembedahan mata yang bertujuan untuk mengatasi masalah pada mata, tepatnya memperbaiki kerusakan pada Retina dan Vitreous.

Vitreous atau bahasa ilmiahnya Vitreous Humor adalah cairan bening kental mirip gel yang mengisi bagian tengah mata, yang berfungsi menjaga bentuk mata serta memberikan nutrisi ke Retina dan sel-sel lain yang terdapat di dalam dinding bola mata.

Sementara Retina merupakan lapisan sel yang ada di bagian belakang bola mata. Retina berperan dalam menangkap dan mengolah cahaya menjadi informasi gambar atau visual kemudian meneruskannya ke otak melalui saraf optik.

Nah, agar cahaya yang masuk ke mata dapat mencapai Retina, Vitreous harus tetap bening dan jernih.

Pada beberapa situasi, seperti ketika terjadi pendarahan atau kontaminasi yang membuat Vitreous menjadi keruh, atau ketika ada jaringan parut pada cairan Vitreous yang dapat mengakibatkan robeknya Retina, mungkin prosedur Vitrektomi ini dapat menjadi solusi.

Vitrektomi (operasi mata retina)

Dalam prosedur operasi ini, dokter mata akan membuat sayatan kecil di lapisan luar mata, kemudian mengeluarkan Vitreous, jaringan parut, atau benda asing lainnya dari mata. Selanjutnya, dokter memperbaiki retina yang rusak menggunakan teknik laser.

Pada kondisi tertentu, dokter mungkin akan menyuntikkan gelembung gas ke mata untuk menjaga agar retina tetap dalam posisinya. Kemudian mengganti Vitreous tersebut dengan substansi lain seperti saline, dan menutup sayatan bedah dengan jahitan.

Baca juga : Mengenal Oftalmoskop: Deteksi Gangguan pada Retina Mata Lebih Dini

Manfaat dan Risiko Vitrektomi

Prosedur operasi Vitrektomi bermanfaat untuk mengobati beberapa kondisi mata yang serius. Anda mungkin membutuhkan tindakan tersebut jika memiliki kondisi mata yang :

  • Menyebabkan Vitreous Anda menjadi keruh. Hal ini seringkali disebabkan oleh perdarahan Vitreous atau pendarahan di mata Anda.
  • Menyebabkan rusaknya Retina mata Anda.
  • Tidak mudah untuk didiagnosis.
  • Membutuhkan pemberian obat atau alat terapi.

Vitrektomi mungkin bisa menjadi solusi untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut dan memperbaiki penglihatan Anda.

Baca juga : LASIK

Umumnya, prosedur operasi ini dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan dan tidak menyebabkan komplikasi. Namun, tentu saja ada risiko yang mungkin terjadi, tergantung pada faktor-faktor seperti usia, kondisi medis, atau adanya masalah tertentu pada mata.

Beberapa risiko dari prosedur operasi Vitrektomi antara lain :

  • Perdarahan Hebat. Meski jarang terjadi, tetapi operasi dapat mengakibatkan perdarahan yang serius.
  • Tekanan Tinggi di Mata. Terkadang, tindakan operasi dapat menyebabkan peningkatan tekanan di dalam mata.
  • Ablasio Retina Baru karena Operasi. Ironisnya, operasi yang bertujuan untuk memperbaiki Retina justru bisa menyebabkan terjadinya Ablasio Retina yang baru.
  • Kerusakan Lensa Mata. Lensa mata juga dapat mengalami kerusakan akibat prosedur operasi.
  • Peningkatan Pembentukan Katarak. Terdapat potensi munculnya Katarak setelah menjalani operasi.
  • Masalah Gerak Mata Pasca operasi. Kemungkinan bisa saja mengalami kesulitan dalam pergerakan mata pasca tindakan operasi.

Pada kasus yang jarang terjadi, terkadang ada risiko dimana mungkin hasil operasi tidak optimal atau tidak berhasil sepenuhnya. Jika hal ini terjadi, kemungkinan perlu dilakukan tindakan operasi kembali.

Jenis-jenis Vitrektomi

Terdapat dua jenis teknik operasi Vitrektomi yang perlu Anda ketahui, yaitu Pars Plana Posterior dan Anterior. Berikut penjelasannya :

1. Vitrektomi Posterior atau Pars Plana

Vitreous merupakan cairan bening yang memenuhi rongga mata dari bagian depan (Lensa) hingga belakang (Saraf Optik).

Operasi Vitrektomi Posterior atau disebut juga Pars Plana secara khusus difokuskan pada bagian belakang mata, dimana cairan Vitreous yang bermasalah pada bagian ini akan dikeluarkan secara hati-hati.

2. Vitrektomi Anterior

Pada prosedur Vitrektomi Anterior, pengeluaran cairan Vitreous dilakukan pada bagian depan mata.

Beberapa faktor seperti cedera mata, masalah pada lensa, atau komplikasi akibat operasi (misalnya operasi Katarak) dapat menyebabkan cairan Vitreous mengalir melalui Pupil dan masuk ke bagian depan mata, sehingga perlu dilakukan operasi Vitrektomi Anterior.

Baca juga :
Operasi Katarak Gratis
Haruskah Puasa Sebelum Operasi Mata?

Prosedur Vitrektomi, baik posterior maupun anterior, merupakan tindakan yang aman dan dilakukan oleh dokter spesialis mata berpengalaman. Sebagian besar dilakukan dengan prosedur one day care, dimana pasien dapat pulang di hari yang sama setelah operasi.

Kondisi yang Mengharuskan Seseorang untuk Operasi Vitrektomi

Beberapa kondisi kesehatan mata tertentu mungkin membuat Anda perlu menjalani tindakan operasi Vitrektomi. Dokter mata dapat merekomendasikan prosedur ini bila Anda mengalami kasus seperti :

  • Ablasio Retina

adalah kondisi ketika Retina terlepas dari posisinya. Vitrektomi bisa menjadi solusi untuk memperbaiki lubang atau robekan pada Retina.

  • Retinopati Diabetik

adalah kondisi dimana pembuluh darah di mata rusak akibat tingginya kadar gula darah, sehingga terjadi perdarahan dan penglihatan terganggu. Vitrektomi dilakukan untuk mengganti Vitreous yang keruh dan menemukan sumber perdarahan.

  • Perdarahan Vitreous

Perdarahan pada Vitreous dapat diatasi dengan menjalani prosedur Vitrektomi.

  • Infeksi Mata

Prosedur Vitrektomi dapat membantu mengatasi infeksi pada jaringan mata dan mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut.

  • Cedera Mata Parah

Tindakan Vitrektomi mungkin diperlukan sebagai upaya pemulihan setelah mata mengalami cedera serius.

  • Adanya Lubang atau Kerutan di Bagian Tengah Retina (Makula)

Vitrektomi mungkin juga dapat membantu mengatasi masalah ini.

  • Masalah Tertentu Setelah Operasi Katarak

Terkadang bisa saja timbul masalah baru setelah menjalani operasi Katarak, misalnya kebocoran Vitreous. Hal ini bisa diatasi dengan tindakan Vitrektomi.

  • Mata Minus atau Miopi

Memiliki mata minus yang parah bisa menyebabkan risiko robekan pada Retina, dan ini bisa diatasi dengan operasi Vitrektomi.

Berbagai permasalahan mata yang telah disebutkan di atas dapat menyebabkan hilangnya penglihatan, dan bila tidak segera diatasi dengan tepat bisa mengakibatkan kebutaan.

Anda tidak perlu khawatir karena faktanya dalam banyak kasus, Vitrektomi bisa membantu mengembalikan penglihatan yang hilang. Akan tetapi, perlu diingat bahwa prosedur ini bukan menjadi satu-satunya pilihan yang bisa diambil.

Baca juga : Apa Saja Penyebab Kebutaan yang Bisa Kita Hindari?

Dokter mata dapat merekomendasikan pilihan lain, tergantung kondisi Anda. Misalnya jika Anda menderita Retinopati Diabetik, dokter mungkin bisa menyarankan prosedur Fotokoagulasi Laser sebagai tindakan yang diperlukan.

Maka, pastikan untuk selalu melakukan konsultasi dokter mata terlebih dahulu agar bisa mendapatkan tindakan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi mata Anda. Apalagi jika mulai mengalami keluhan pada Retina, segeralah periksakan mata Anda.

Jangan lupa juga untuk menjalani pemeriksaan secara rutin dengan dokter mata sebagai upaya pencegahan sejak dini, sehingga Anda bisa mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga mata agar tetap sehat.

Sumber : dr. Fitria Romadiana, SpM(K)

 

Saksikan pula video edukasi kesehatan mata lainnya berikut :

Bagikan:

Berikan Komentar