Mata perih
Diposting oleh :

Mata Perih Terkena Cabai? Berikut Cara Mengatasinya!

Entah disengaja atau tidak, tiba-tiba saja mata kita kemasukan cabai, yang membuat mata perih tak terperi. Jika ini terjadi, kira-kira apa yang harus dilakukan? Tepatkah jika kita mengucek mata? Apa yang paling penting dilakukan agar mata perih akibat cabai masuk ke mata ini segera hilang?

Ini Yang Terjadi Ketika Mata Kemasukan Cabai

Benda-benda asing bisa saja masuk ke mata kita. Ini sebenarnya biasa. Menurut dr. Irma Cholidah, Sp.M, dokter mata dari RSNU Tuban, Jawa Tumur, benda asing bisa masuk ke permukaan mata, seperti ke Kornea atau juga Konjungtiva.

“Umumnya tidak berbahaya.  Namun, jika penanganannya tidak tepat, bisa menyebabkan beberapa masalah,” tegasnya. 

Bahkan, tambahnya, hingga pada kasus-kasus tertentu menyebabkan hilangnya penglihatan.

Lantas, bagaimana jika benda asing yang masuk ke mata itu adalah cabai? Apa kira-kira dampaknya bagi penglihatan?

Tatkala cabai (baik  bijinya, air cabai, atau bubuk cabai) masuk ke mata kita, maka dapat langsung menyebabkan mata perih, sensasi terbakar, dan iritasi. 

Hal-hal tersebut terjadi karena cabai mengandung zat kapsaisin, sebuah senyawa yang merangsang ujung saraf di kulit dan membran mukosa.

mata perih kena cabai
Jika mengenai mata, cabai dapat menimbulkan sensasi terbakar dan perih. Foto: allaboutvision.com.

Rasa terbakar atau sensasi terbakar yang tajam di mata saat mata kemasukan cabai berlangsung karena kapsaisin mengaktifkan reseptor nyeri (nociceptor) di membran mukosa mata kita.

Selain mata perih dan sensasi terbakar, mata yang kemasukan cabai mungkin juga berair secara berlebihan. Ini sebagai mekanisme pertahanan alami untuk membersihkan zat yang meritasi mata. Dan mekanisme ini dapat menyebabkan kemerahan sementara pada mata.

Jaringan mata mungkin juga dapat membengkak dan meradang akibat iritasi yang disebabkan oleh kapsaisin yang terkandung dalam cabai.

Pada kasus yang parah tatkala cabai masuk ke mata dalam jumlah besar, penglihatan mungkin dapat menjadi kabur sementara akibat air mata keluar berlebihan dan terjadinya peradangan.

Jika partikel atau residu cabai tetap berada di mata untuk waktu yang lama atau tidak dibersihkan dengan baik, ada risiko mata mengalami infeksi karena iritasi dan permukaan mata yang terganggu.

Pada dasarnya, mata perih akibat kemasukan cabai berikut ketidaknyamanan lain yang ditimbulkan bisa sangat intens dan dapat berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam. Ini tergantung pada seberapa parah paparan dan seberapa cepat kita melakukan langkah penanganan.

Baca juga:

Cara Menjaga Mata dari Polusi Udara

Katarak

Pertolongan Pertama Mata Perih Terkena Cabai

Ketika benda asing, termasuk cabai, masuk ke dalam mata, yang menyebabkan mata perih, hal yang pertama perlu dilakukan adalah jangan menggosok atau mengucek mata, karena justru dapat memperburuk iritasi akibat semakin tersebarnya kapsaisin di dalam mata.

“Hindari mengucek-ngucek mata. Jika kamu sedang menggunakan lensa kontak, lepaskan terlebih dahulu lensa kontak tersebut,” dr. Irma memberi saran.

Baru setelah itu, lanjutnya, bilas mata dengan air mengalir,larutan saline atau juga air minum.

Membilas mata dengan air dimaksudkan untuk membersihkan partikel cabai dan mengencerkan kapsaisin.

Tentu saja, jika mata perih masih berlanjut, begitu juga sensasi terbakar, atau jika kalian mengalami nyeri yang parah, mata kemerahan dan  kehilangan penglihatan, penting untuk segera mencari pertolongan medis guna memastikan sejauh mana kerusakan terjadi dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga:

Keratomalacia, Gangguan Mata Akibat Kekurangan Vitamin A

Operasi Katarak

Perbedaan Jerawat di kelopak Mata dan Milia

Mencegah Agar Cabai Tidak Masuk ke Mata

mata perih kena cabai
Segera basuh mata ketika mata terkena cabai. Foto: onlymyhealth.com.

Agar terhindar dari mata perih gara-gara mata kemasukan cabai, berikut beberapa hal yang sebaiknya kalian lakukan.

Pertama, saat harus berurusan dengan bubuk cabai atau serpihan cabai, berhati-hatilah dengan tangan kalian. Hindari menyentuh wajah, terutama mata, setelah menyentuh, memegang, atau menggenggam cabai.

Kedua, saat perlu memotong cabai atau memegang potongan cabai, gunakan alat seperti sendok atau scoop daripada menggunakan tangan. Jika keukeuh menggunakan tangan, pertimbangkan untuk menggunakan sarung tangan sekali pakai.

Ketiga, memegang, memotong atau menyentuh cabai, cuci tangan dengan sabun dan air secara menyeluruh. Ini membantu menghilangkan partikel cabai yang mungkin tersisa dan dapat secara tidak sengaja menyebar ke wajah atau mata ketika kalian menyentuh wajah dan mata.

Keempat, simpan cabai atau bubuk cabai maupun serpihan cabai dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah tumpahan atau paparan yang tidak disengaja. Simpan mereka di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung.

Kelima, berhati-hati saat menambahkan bubuk cabai atau serpihan cabai ke dalam hidangan. Taburkan dengan hati-hati. Hal ini mengurangi kemungkinan adanya percikan bubuk cabai atau serpihan cabai masuk ke mata kalian.

Keenam, jika kalian sering bekerja dengan melibatkan bahan-bahan pedas di dapur atau di tempat kerja industri, pertimbangkan untuk menggunakan kacamata atau pelindung mata khusus untuk memproteksi mata dari paparan bubuk cabai atau butiran cabai.

Baca juga:

Sklera, Pelindung Mata yang Tak Terlihat

LASIK

Operasi Katarak Gratis

Periksa ke Dokter Mata

Meskipun mata perih akibat kemasukan cabai sama sekali tidak mengancam jiwa, toh ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan dan gangguan penglihatan sementara. 

Karenanya, tindakan membilas mata dengan air, seperti telah disarankan di muka, perlu segera dilakukan untuk meminimalkan kerusakan potensial dan mengurangi gejala yang semakin parah.

Menurut dr. Irma, kebanyakan kondisi kelilipan mata, seperti kemasukan cabai,  sebenarnya bisa ditangani sendiri di rumah

Namun, meski begitu, sambungnya, kita tak boleh menganggapnya remeh atau sepele. “Karena bisa saja memicu masalah serius,” jelasnya. 

Ia menegaskan bahwa prinsipnya begitu ada benda asing masuk ke mata, harus segera dikeluarkan sesegera mungkin. 

“Kalau sudah coba ditangani, tapi masih ada keluhan, maka harus dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut oleh dokter mata.

Pada kondisi inilah konsultasi dokter mata dan pemeriksaan mata menjadi hal krusial. Gunanya yaitu untuk memastikan kondisi kesehatan mata kita dan memastikan diagnosa yang tepat jika terjadi gangguan, sehingga dapat segera diberikan penanganan yang tepat dan efektif.

Sumber: dr. Irma Cholidah, Sp.M

Bagikan:

Berikan Komentar