Penanganan Mata Bayi Belekan Yang Bisa Kalian Terapkan
Diposting oleh :

Penanganan Mata Bayi Belekan Yang Bisa Kalian Terapkan

Mata bayi belekan menjadi perhatian utama bagi para orang tua, ketika melihat si buah hati terus-menerus mengalami masalah ini. Menghadapi kondisi ini memang bisa membuat hati merasa cemas, terutama jika bayi tampak kesulitan membuka mata dengan nyaman. Namun jangan khawatir, karena ada langkah-langkah sederhana yang bisa kalian terapkan untuk membantu mengatasi masalah ini. 

Mata bayi belekan seringkali dianggap sebagai hal yang wajar, terutama saat mereka baru bangun tidur. Namun, perhatikan juga jika kotoran atau belek terus muncul dalam jangka waktu yang lama, karena ini bisa menjadi tanda adanya gangguan pada kesehatan mata si kecil. Yuk bersama-sama kita jaga kesehatan mata si buah hati dengan langkah-langkah penanganan yang tepat!

Penyebab Mata Bayi Belekan

Penyebab Mata Bayi Belekan

Tentunya sebagai orang tua yang penuh perhatian terhadap kesehatan si kecil, kalian pasti merasa cemas ketika melihat mata bayi mengeluarkan lendir atau belekan. Namun, jangan khawatir terlalu banyak karena sebenarnya ada beberapa alasan yang bisa menjelaskan mengapa mata bayi seringkali mengalami kondisi ini.

Salah satu penyebab utama mata bayi belekan adalah karena saluran air matanya yang belum terbentuk sempurna. Ketika bayi lahir, saluran air mata belum sepenuhnya matang, sehingga air mata tidak dapat mengalir keluar dengan baik. Hal ini bisa membuat mata bayi terlihat berair dan kadang-kadang menghasilkan cairan lengket di sudut-sudut matanya. Kondisi ini sering disebut sebagai dacryostenosis atau obstruksi saluran nasolacrimal. Meskipun kondisi ini umumnya tidak berbahaya, namun jika tidak diatasi, bisa menyebabkan infeksi pada mata bayi.

Baca juga:
Katarak
Operasi Katarak
Pemeriksaan Mata Bayi Prematur Butuh Waktu Berapa Lama?

Tanda dan Gejala

Gejala Mata Bayi Belekan

Jika kita menemukan bayi dengan mata belekan, penting untuk memperhatikan gejalanya. Mata bayi belekan tidak selalu normal, terutama jika terjadi pada bayi yang baru lahir. Kondisi ini sering disebut sebagai neonatal konjungtivitis. Gejalanya bisa bermacam-macam:

  • Adanya kotoran pada mata: Kental dan profus(gonore), kehijauan(pseudomonas), bercampur darah(klamidia)
  • Kelopak mata yang bengkak
  • Mata merah
  • Dapat menyerang salah satu maupun kedua mata

Faktor Risiko 

Ada beberapa faktor risiko yang bisa membuat bayi lebih rentan terhadap penyakit mata bayi belekan, berikut diantaranya:

  • Persalinan yang normal dengan riwayat ketuban pecah dini
  • Proses persalinan yang lama
  • Peningkatan organisme pada jalan lahir ibu
  • kelahiran prematur
  • Ibu dengan penyakit menular seksual
  • Ibu dengan HIV positif
  • Serta higiene sanitasi yang kurang baik.

 

Konjungtivitis pada bayi yang baru lahir sendiri dapat disebabkan oleh berbagai macam penyebab seperti:

  • Bakterial (Simple Konjungtivitis, Konjungtivitis Gonore)
  • Viral (Herpes, Adenovirus)
  • Klamidia (Konjungtivitis Klamidia)

 

Keluhan yang sering muncul adalah mata sering berair dan kotoran mata yang kental kekuningan. Hal ini bisa menjadi tanda adanya infeksi pada mata si kecil.

Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan skrining mata pada bayi setelah lahir agar kita dapat mendeteksi lebih dini adanya kelainan pada mata si kecil. Dengan demikian, kita bisa memberikan perawatan dan penanganan yang tepat untuk menjaga kesehatan mata bayi dengan lebih baik.

Baca juga:
Lasik
Operasi Katarak Gratis
Mata Perih dan Berair? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bagaimana Cara Mengatasi Mata Bayi Belekan?

Tentunya sebagai orang tua yang peduli terhadap kesehatan si kecil, kalian pasti ingin tahu bagaimana cara mengatasi mata bayi belekan dengan tepat dan aman kan. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa kalian ikuti untuk mengobatinya:

  • Langkah yang pertama yaitu, cuci tangan menggunakan sabun terlebih dahulu sebelum dan sesudah membersihkan belek pada mata Si Kecil. Kebersihan tangan sangat penting untuk mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut.
  • Siapkan cotton bud atau kapas yang masih bersih dan juga air hangat. Pastikan peralatan yang digunakan steril dan bersih untuk menghindari iritasi pada mata bayi.
  • Lalu basahi cotton bud atau kapas dengan air hangat. Usapkan pada mata Si Kecil dari sudut mata bagian dalam lalu ke sudut mata bagian luar secara perlahan. Hal Ini akan membantu membersihkan belek atau kotoran yang menempel di sekitar mata bayi.
  • Ulangi cara ini hingga mata Si Kecil bersih dari belek maupun kotoran yang masih tersisa. Penting untuk mengganti kapas atau cotton bud setiap kali mata diusap, sehingga tidak ada resiko kontaminasi bakteri yang bisa memperparah kondisi.
  • Hindari berbagi kain lap atau handuk bayi untuk menghindari resiko terkontaminasi bakteri. Pastikan semua perlengkapan bayi selalu bersih dan steril.

 

Selain langkah pengobatan tersebut, kalian juga bisa memberikan pijatan lembut di area mata dan hidung si kecil, lalu usap ke bawah menuju titik hidung. Lakukan langkah ini beberapa kali dalam sehari untuk membantu membersihkan sisa-sisa air mata yang masih tersumbat dan mengembangkan saluran air mata si kecil.

Langkah Pencegahan Untuk Mata Bayi Belekan

Selain langkah-langkah pengobatan, ada juga beberapa langkah pencegahan yang dapat kalian terapkan untuk mencegah mata bayi belekan:

  • Menghindari hubungan seksual dengan sembarang orang (bukan suami/istri). Ini penting untuk mencegah penularan penyakit menular seksual yang bisa menjadi penyebab konjungtivitis pada bayi.
  • Skrining dan terapi pada ibu hamil dengan penyakit menular seksual. Langkah ini dapat membantu mengidentifikasi dan mengobati penyakit menular seksual pada ibu hamil yang bisa ditularkan kepada bayi saat persalinan.
  • Menggunakan obat tetes mata atau salep mata untuk bayi yang baru lahir. Ini dapat membantu mencegah dan mengobati infeksi mata pada bayi yang berisiko tinggi, seperti bayi yang lahir prematur atau bayi yang memiliki riwayat infeksi mata.

 

Dengan mengikuti langkah-langkah pengobatan dan pencegahan di atas, mommies dapat membantu mengatasi masalah mata bayi belekan dengan lebih efektif dan menjaga kesehatan mata si kecil dengan baik.

Baca juga:
Rabun Dekat Pada Anak Bisa Terjadi Akibat Hal Ini
Endoftalmitis, Gangguan Mata Sebabkan Peradangan Hebat

Kapan Harus Pergi Ke Dokter?

Tentunya sebagai orang tua yang penuh perhatian terhadap kesehatan si kecil, kalian harus selalu waspada terhadap kondisi mata bayi belekan. Meskipun belekan dapat dibersihkan dengan mudah, namun sangat disarankan untuk segera melakukan konsultasi dokter mata jika Si Kecil mengalami gejala tambahan berikut ini:

  • Munculnya kotoran mata berwarna kehijauan atau kekuningan .
  • Terdapat nanah pada area mata sikecil.
  • Kotoran mata berwarna putih, namun bagian putih mata tampak kemerahan atau kelopak mata membengkak.
  • Mengeluarkan air mata secara berlebihan.
  • Seringkali menggosok mata atau tampak kesakitan.
  • Kesulitan dalam membuka kedua matanya.
  • Struktur mata atau kelopak mata tampak tidak teratur.

Jika kalian mengamati salah satu atau beberapa dari gejala di atas pada Si Kecil, segera konsultasikan dengan dokter mata untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat. Jangan ragu untuk membawa Si Kecil ke poliklinik anak, atau bahkan melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Pastikan untuk menyampaikan dengan rinci keluhan yang dirasakan oleh Si Kecil agar dokter dapat memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi mata Si Kecil. Ingatlah, kesehatan mata Si Kecil adalah prioritas utama!  Semoga informasi mengenai mata bayi belekan serta penanganannya ini bermanfaat dan membantu kalian para orang tua dalam merawat si kecil dengan lebih baik.

Sumber: dr. Denisa Rosati, Sp.M., M.Ked.Klin.

Tonton juga video menarik lainnya seputar kesehatan mata disini!

Bagikan:

Berikan Komentar