Dampak polusi udara bukan hanya membawa implikasi buruk bagi sistem saluran pernafasan, tetapi juga bagi kesehatan mata kita. Sejauh mana dampak polusi udara bagi mata kita? Apa saja langkah yang diperlukan untuk mencegah dampak polusi? Simak selengkapnya dalam artikel ini.
Daftar Isi
ToggleKondisi Polusi Udara Saat Ini
Polusi udara pada dasarnya adalah campuran kompleks polutan berupa gas dan partikel yang tersebar ke atmosfer akibat aktivitas alami maupun aktivitas manusia. Polutan di atmosfer mencakup sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), karbon dioksida (CO2), nitrogen monoksida (NO), karbon monoksida (CO), nitrogen oksida (NOx), partikel materi 2.5 (PM2.5), dan partikel materi 10 (PM10).
Sebagian besar polutan tersebut dihasilkan dari pembakaran bahan bakar atau produksi industri. Selain aktivitas lalu lintas dan industri, aktivitas sehari-hari, termasuk merokok dan memasak, juga menghasilkan sejumlah polutan yang mencemari udara.
Menurut Organisasi Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), polusi udara adalah ancaman lingkungan terbesar bagi kesehatan masyarakat secara global dan menyebabkan sekitar 7 juta kematian dini setiap tahun.

Dampak polusi udara mempengaruhi kehidupan sehari-hari di masyarakat dan bahkan mengancam kelangsungan hidup manusia. UNEP menegaskan bahwa polusi udara menyebabkan banyak masalah kesehatan dan penyakit, seperti gangguan kardiovaskular, masalah saluran pernapasan, penyakit mata, penyakit neurologis, kanker, dan kematian.
Kajian UNEP menunjukkan bahwa 99% populasi dunia tinggal di tempat-tempat di mana tingkat standar kualitas udara paling ketat dari yang dirilis WHO tahun 2021 tidak terpenuhi. Artinya, sebagian besar populasi dunia berisiko terkena dampak polusi udara.
Baca juga:
Bahaya Computer Vision Syndrome pada Anak
Kenali Kanker Mata Melanoma, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya
Dampak Polusi Udara terhadap Kesehatan Mata
Menurut dr. Tiara Avinta, Sp.M, dokter mata dari Klinik Mata KMU Gresik, polusi udara semakin meresahkan akhir-akhir ini. Pasalnya, sambungnya, polusi udara bisa berbahaya untuk mata.
Lantas, apa saja dampak polusi udara bagi kesehatan mata kita?
1) Iritasi dan ketidaknyamanan
Paparan terhadap polutan seperti sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon dapat menyebabkan sensasi terbakar di mata. selain itu, paparan terhadap partikel dan zat polutan lainnya dapat menyebabkan mata merah dan rasa gatal pada mata.
2) Sindrom Mata Kering
Polusi udara dapat menyebabkan sindrom mata kering akibat berkurangnya stabilitas lapisan air mata. Zat-zat polutan dapat menyebabkan peradangan pada permukaan mata, mengurangi produksi air mata, atau meningkatkan penguapan air mata.
3) Konjungtivitis
Mata merah atau Konjungtivitis dapat dipicu pula oleh polusi udara. Jika ini terjadi, Konjungtiva mengalami peradangan, yang mengakibatkan kemerahan, pembengkakan, dan keluarnya cairan.

4) Alergi
Polutan dapat memicu reaksi alergi pada mata, menyebabkan gejala seperti gatal, pembengkakan, dan mata berair.
5) Peningkatan risiko infeksi
Polusi udara dapat melemahkan pertahanan imun mata. Secara demikian, membuatnya lebih rentan terhadap sejumlah infeksi. Termasuk Konjungtivitis bakteri, virus, atau jamur.
6) Kerusakan Kornea
Paparan berkepanjangan terhadap polutan tertentu dapat menyebabkan kerusakan pada Kornea, yang dapat mempengaruhi penglihatan.
7) Memperburuk gangguan mata
Individu yang telah memiliki gangguan mata seperti Glaukoma atau Katarak dapat mengalami gejala yang kian memburuk buntut paparan polusi udara.
8) Kanker mata
Paparan kronis terhadap tingkat polusi udara yang tinggi dan berkepanjangan berpotensi berkontribusi pada perkembangan penyakit mata serius seperti Degenerasi Makula atau bahkan Kanker Mata.
Baca juga:
11 Daftar Penyakit Mata yang Ditangani Dokter Mata
4 Penyakit Mata pada Penderita Diabetes
Tips Mencegah Dampak Polusi Udara
Mencegah dampak polusi udara terhadap kesehatan mata perlu kita lakukan. Dalam konteks ini, langkah-langkah proaktif yang sebaiknya diambil mencakup sebagai berikut.
1) Kenakan kacamata pelindung
Gunakan kacamata hitam atau kacamata pelindung ketika berada di luar ruangan untuk melindungi mata dari debu, asap, dan polutan udara lainnya.
2) Membatasi aktivitas
Batasi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara sedang buruk. Rutin memantau laporan kualitas udara setempat dan tetap di dalam ruangan saat tingkat polusi tinggi. Pasang aplikasi pemantau kualitas udara di ponsel sehingga kita mendapat update terkini seputar kualitas udara di sekitar.
3) Pasang pembersih udara
Pasang perangkat pembersih udara di rumah atau di tempat kerja untuk mengurangi polusi udara dalam ruangan dan meningkatkan kualitas udara.
4) Jaga kebersihan mata
Selalu cuci tangan secara teratur dan hindari menyentuh mata dengan tangan yang tidak bersih untuk mencegah polutan masuk ke dalam mata.
5) Tutup jendela
Tutup jendela dan pintu ketika polusi udara sedang tinggi-tingginya untuk mencegah polutan luar ruangan masuk ke dalam rumah.
6) Tetap terhidrasi
Penuhi kebutuhan cairan tubuh secara memadai agar tetap terhidrasi dan menjaga produksi air mata, yang membantu menjaga kelembapan dan perlindungan mata.
7) Hindari rokok
Hindari merokok maupun paparan asap rokok, karena dapat memperburuk iritasi dan kekeringan pada mata.
8) Gunakan humidifier
Pasang humidifier di rumah untuk menjaga tingkat kelembapan optimal. Ini dapat turut membantu mencegah Mata Kering.
9) Istirahat teratur
Jika kalian kerap menghabiskan waktu lama di depan layar digital, lakukan istirahat teratur untuk mengistirahatkan mata dan mengurangi ketegangan mata dengan mempraktikkan formula 20-20-20.
10) Konsumsi makanan sehat
Konsumsi makanan yang kaya vitamin A, C, dan E, serta asam lemak omega-3. Makanan-makanan ini mendukung kesehatan mata dan melindungi mata dari kerusakan akibat polutan.

Baca juga:
5 Jenis Penyakit Mata yang Harus Diwaspadai
Segera Periksakan ke Spesialis Mata
Memastikan kesehatan mata perlu kita lakukan. Selain melakukan langkah-langkah untuk menghindari dampak polusi udara seperti telah dipaparkan di muka, lakukanlah konsultasi dokter mata dan pemeriksaan mata secara rutin jangan sampai kita abaikan.
Lebih-lebih ketika kalian mengalami mata atau ketidaknyamanan mata yang persisten, mengunjungi dokter spesialis mata dan melakukan pemeriksaan mata serta meminta rekomendasi terapi mutlak diperlukan.
Dengan melakukan langkah-langkah menghindari dampak polusi udara, dibarengi dengan pemeriksaan mata rutin, diharapkan mampu melindungi mata dari efek berbahaya polusi udara dan menjaga kesehatan mata kalian tetap prima.
Sumber: dr. Tiara Avinta, Sp.M



