Mata Minus merupakan gangguan Refraksi umum di mana para penderitanya mengalami kesulitan melihat objek-objek yang jauh sehingga perlu dibantu lewat penggunaan kacamata. Dapatkah Mata Minus ini disembuhkan? Benarkah minuman herbal dapat membantu menyembuhkan Mata Minus?
Daftar Isi
ToggleMata Minus

Mata Minus tergolong gangguan pemfokusan mata yang umum. Gangguan mata ini diyakini kian meningkat selama beberapa dekade terakhir. Menurut American Academy of Ophthalmology (AAO), diperkirakan pada tahun 2050 mendatang, hampir setengah penduduk dunia akan mengalami Mata Minus.
Mata Minus terbagi tiga kategori. Yang pertama, Mata Minus ringan, kurang dari 3 dioptri. Yang kedua, Mata Minus sedang, mulai dari 3 dioptri hingga 6 dioptri. Dan yang ketiga, Mata Minus parah, lebih dari 6 dioptri.
Gejala Mata Minus mencakup antara lain: ketegangan mata, sakit kepala, menyipitkan mata untuk melihat dengan jelas, serta kesulitan melihat objek yang jauh.
Sejumlah orang mungkin tidak memiliki keluhan apa pun terkait Mata Minus yang diidapnya dan mungkin pula tidak sadar bahwa mereka mengalami Mata Minus. Pemeriksaan dan tes mata akan memastikan apakah ia telah mengidap Mata Minus atau tidak.
Seseorang yang memiliki orangtua dengan keluhan Mata Minus, memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengidap Mata Minus juga.
Mata Minus sering ditemukan pada anak-anak di rentang rusia antara 8 tahun hingga 12 tahun. Umumnya, Mata Minus bertambah seiring pertambahan usia. Namun, ketika seseorang mulai memasuki usia 20, Mata Minus yang dideritanya biasanya akan cenderung lebih stabil.
Baca juga:
Bahaya! Apa Dampak Membaca di Tempat Gelap
Loiasis, Infeksi Cacing yang Menyerang Mata
Dapatkah Minuman Herbal Sembuhkan Mata Minus?

Minuman herbal umumnya merujuk pada minuman yang terbuat dari ramuan sejumlah tanaman. Minuman ini sering dikonsumsi masyarakat karena diyakini memiliki khasiat medis, di samping juga rasanya yang menyegarkan.
Minuman herbal bisa mengandung berbagai bahan tergantung pada resep atau tujuan pembuatannya. Komponen umum yang ada dalam minuman herbal mencakup antara lain herba, rempah-rempah, bunga, buah, akar-akaran, daun, serta madu.
Minuman herbal seringkali digunakan untuk menopang kesehatan tubuh. Faktanya, tak sedikit minuman herbal memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antibakteri yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, beberapa herba seperti jahe atau peppermint, yang terkandung dalam minuman herbal, dapat membantu meredakan gangguan pencernaan seperti perut kembung atau masuk angin.
Beberapa jenis minuman herbal dapat membantu meredakan gejala seperti sakit kepala, nyeri sendi, atau pilek ringan. Konsumsi rutin minuman herbal dapat pula membantu menjaga keseimbangan tubuh dan mendukung kesehatan jangka panjang.
Lantas, apakah minuman herbal dapat menyembuhkan Mata Minus?
Meskipun minuman herbal dan suplemen nutrisi dapat mendukung kesehatan mata secara umum, tapi tidak memperbaiki masalah struktural yang menyebabkan gangguan Refraksi.
Menurut dr. Ruchyta, Sp.M dari Klinik Mata KMU Sidoarjo, sampai saat ini belum ada minuman, obat atau herbal yang dikonsumsi yang bisa mengurangi atau menghilangkan Mata Minus, Silinder atau Plus.
“Sampai saat ini, yang bisa menghilangkan Mata Minus, Silinder atau Plus itu adalah dengan menggunakan teknik laser atau SMILE. Jadi, kita harus lebih bijak dalam melihat pariwara yang ada di sosial media,” tegas dr. Ruchyta SpM.
Baca juga:
Mata Perih Terkena Cabai? Berikut Cara Mengatasinya
Solusi Menyembuhkan Mata Minus
Solusi Mata Minus yang paling populer yaitu menggunakan kacamata. Tentu saja, guna memastikan resep kacamata yang sesuai perlu terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan Mata Minus, agar diketahui tingkatan Mata Minus yang diderita. Selain kacamata, lensa kontak dapat pula menjadi solusi.
Adapun mereka yang sama sekali tidak ingin tergantung pada penggunaan kacamata dan lensa kontak, dapat memilih teknik laser berupa operasi LASIK.
Dengan teknologi LASIK, dokter mata menggunakan laser untuk mengubah bentuk Kornea. Dengan demikian, sinar cahaya dapat difokuskan pada Retina sehingga memperbaiki penglihatan.
Saat ini, teknologi LASIK telah memasuki generasi ketiga dengan hadirnya teknologi SMILE (small incision lenticule extraction), yang memiliki keunggulan sebagai berikut.
- Proses tindakan lebih singkat.
- Hampir tidak ada rasa sakit.
- Pemulihan berlangsung sangat cepat.
- Minim risiko efek kabut pada Kornea.
- Sangat minim risiko Mata Kering.
- Minim gangguan penglihatan di malam hari.
- Proses tindakan operasi tidak berbau dan hampir tidak bersuara.
- Tidak ada komplikasi sayatan.
Baca juga:
Tanda dan Gejala Milia di Kelopak Mata
Periksa Mata Rutin

Guna memastikan apakah kalian mengidap Mata Minus atau tidak, sebaiknya kalian melakukan konsultasi dokter mata dan pemeriksaan mata secara rutin.
Bagi mereka yang telah mengidap Mata Minus, pemeriksaan mata rutin berguna pula untuk memantau perubahan level minus kalian, sehingga bisa segera diresepkan kacamata yang sesuai.
Di samping itu, pemeriksaan mata rutin membantu mendeteksi kondisi gangguan mata, seperti Glaukoma, Katarak, dan Degenerasi Makula lebih dini, sehingga dapat dilakukan pengobatan lebih efektif.
Pemeriksaan mata rutin juga dapat mengungkapkan tanda-tanda masalah kesehatan sistemik seperti Diabetes, Hipertensi maupun kolesterol tinggi, yang memungkinkan intervensi dan penanganan penyakit sesegera mungkin dilakukan.
Sumber: dr. Ruchyta, Sp.M



